RSNU Tuban dan LAZISNU Jatim Teken Kerja Sama Dana Kesehatan

Ketua PW LAZISNU Jatim dan Direktur RSNU Tuban usai MoU terkait dana kesehatan. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Ketua PW LAZISNU Jatim dan Direktur RSNU Tuban usai MoU terkait dana kesehatan. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Ketua PW LAZISNU Jatim dan Direktur RSNU Tuban usai MoU terkait dana kesehatan. (Foto: NU Online/Rof Maulana)

Tuban, NU Online
Pandemi Covid-19 tidak kunjung berakhir. Kasus positif terus meningkat, dan Jawa Timur termasuk provinsi yang menjadi perhatian pemerintah. 

 

Sebagai ikhtiar membantu mengawal kesehatan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin), maka Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim melakukan kerja sama. Kali ini dilakukan bersama Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) melalui sistem pengelolaan dana zakat, infaq, shadaqah dan dana sosial lain. 

 

“Alhamdulillah, NU Care LAZISNU Jawa Timur melaksanakan Memorandum of Understanding atau Mou lewat akad tabarru’ dengan RSNU Tuban, perjanjian ini tentang pengelolaan dana sedekah, infaq dan dana sosial di lingkungan rumah sakit ini,” kata A Afif Amrullah, Rabu (15/7). 

 

Menurut Ketua NU Care LAZISNU Jawa Timur tersebut bahwa di RSNU Tuban telah mengelola dana sedekah, infaq dan dana sosial. Yang mendesak dilakukan adalah mengoptimalkannya.

 

“Dengan dilakukan kerja sama ini diharapkan pengelolaan dana sedekah, infaq dan dana sosial semakin optimal,” ungkap dosen Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya ini. Dirinya berharap dari MoU ini semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat NU yang tidak mampu, lanjutnya.

 

Dirinya sangat mendukung dan menyambut baik pengelolaan yang selama ini telah dilakukan. Yang perlu dilakukkan untuk diteruskan dan ditingkatkan. Yang antara lain pengelolaan dana zakat, infaq dan shadaqah ini untuk masyarakat tidak mampu serta belum dilayani BPJS Kesehatan.

 

Untuk membangun kepercayaan, Afif sudah menyiapkan pola dan sistemnya. Nanti setiap bulannya LAZISNU akan memberikan kwitansi sebagai bukti penyetoran dana ZIS kepada para dokter dan karyawan rumah sakit. 

 

“Selain itu, kami akan menerbitkan majalah setiap bulan untuk menyampaikan kepada para donatur pengelolaan dana yang ada,” jelasnya.

 

Di kesempatan berbeda, dokter Didik Suharsoyo selaku Direktur RSNU Tuban ini menyambut baik ide dan gagasan NU Care LAZISNU Jatim. Bahwa pengelolaan dana sedekah, infaq dan dana sosial ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. 

 

“Kami sudah melakukan pengelolaan zakat, sedekah, infaq dan dana sosial. Pengelolaan itu selama ini untuk membeli air minum yang diperuntukkan beberapa masjid di hari Jumat,” kata dokter Didik.

 

Selain itu, dana juga diperuntukkan membayar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan untuk beberapa kiai di Tuban. Hingga kini ada sekitar 60 kiai mulai dari pengurus cabang, majelis wakil cabang hingga ranting Nahdlatul Ulama.

 

“Juga beberapa tokoh masyarakat yang kurang mampu, kami bantu membayar BPJS Kesehatan,” pungkasnya. 

 

Kontributor: Rof Maulana
Editor: Ibnu Nawawi
 

BNI Mobile