Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Meski Fokus Pandemi Covid-19, tapi Jangan Abaikan Bahaya Narkoba

Meski Fokus  Pandemi Covid-19, tapi Jangan Abaikan Bahaya Narkoba
Wakil Ketua BAANAR Kabupaten Pamekasan, Moh. Zayyadi. (Foto: NU Online/Sulaiman)
Wakil Ketua BAANAR Kabupaten Pamekasan, Moh. Zayyadi. (Foto: NU Online/Sulaiman)

Pamekasan,  NU Online
Era teknologi tidak bisa dipungkiri semakin mempermudah akses pengedaran narkoba di dunia. Kondisi ini harus diimbangi dengan gerakan konkret dari setiap lapisan masyarakat dalam menanganinya. Jangan biarkan pemerintah bekerja sendiri karena kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia bukan lagi masalah sepele.


Demikian  ditegaskan oleh Wakil Ketua Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Kabupaten Pamekasan, Moh Zayyadi saat ditemui usai memberikan materi Bahaya Narkoba di SMP Islam Bahrul Huda, Pamekasan, Rabu (15/7).


Menurutnya, saat ini narkoba tidak  lagi hanya menyasar daerah perkotaan, namun sudah lama merambah daerah pinggiran dan desa, dan karenanya  harus segera diantisipasi.


“Kita tidak boleh kalah masif sama pengedar, kita harus semangat kerena juga tak kenal lelah. Salah satunya bisa melalui edukasi pelajar," kata anggota Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pamekasan tersebut.


Zayyadi mengungkapkan, obat terlarang itu menjadi salah satu barang yang sangat dimusuhi oleh negara, sebab selain bisa merusak otak pengguna, juga dapat  menimbulkan perbuatan tidak baik yang lain, misal pencurian atau tindakan asusila. Namun hal itu tidak disadari oleh masyarakat, sehingga sampai saat ini grafik penyalahgunaan narkoba masih terus meningkat.


"Jika perbuatan tidak baik ini terus dibiarkan terjadi, apalagi subjeknya sampai anak muda kita, tentu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi negeri ini ke depan," ungkapnya.


Di tempat terpisah, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan Syafiuddin menyampaikan, di masa pandemi virus Corona, kader-kader Ansor di Pamekasan, khususnya yang aktif BAANAR memang diberikan instruksi khusus untuk tetap menanggulangi maraknya pengedaran narkoba, seperti melakukan pencegahan melalui edukasi bahaya narkoba.


"Karena siasat pengedar, saat ini banyak memanfaatkan masa pandemi untuk memuluskan aksinya. Mereka merasa aparat penegak hukum sedang fokus menangani mewabahnya virus Corona," jelas Syafiuddin, di kantor PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan, Jalan R Abd Aziz No. 95 Jungcangcang, Kamis (17/7).


Mantan Aktivis PMII Pamekasan itu juga mengajak semua lapisan masyarakat  untuk mentaati protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan pada saat yang sama juga diharapkan ikut memantau penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.


"Ini demi nasib bangsa. Ayo berantas sama-sama," tegasnya.


Pewarta: Sulaiman
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile