Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

NU Care-LAZISNU Berikan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Banjir Konawe

NU Care-LAZISNU Berikan  Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Banjir Konawe
Suasana trauma healing bagi anak-anak korban banjir Konawe. (Foto: NU Online/Rahman)
Suasana trauma healing bagi anak-anak korban banjir Konawe. (Foto: NU Online/Rahman)

Konawe, NU Online
Bencana yang terjadi di suatu daerah selalu menyebabkan jiwa anak-anak dari yang semula periang berubah menjadi murung bahkan penakut. Tidak terkecuali bagi anak-anak di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara yang beberapa waktu lalu terkena musibah banjir.


Trauma mendalam yang dialami anak-anak tersebut akan berdampak buruk bagi mentalnya jika terus dibiarkan. Perlu penanganan tepat agar trauma ini hilang sehingga tidak menghambat tumbuh kembang anak.


Merespons hal itu, NU Care-LAZISNU Kabupaten Konawe mengadakan kegiatan Trauma Healing bagi anak-anak korban bencana banjir di Pos Pengungsian Desa Ahua Watu, Rabu (23/7).  


Menurut Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Konawe, Muhammad Agus, anak-anak di Posko pengungsian dihibur dan diasuh oleh tim NU Care-LAZISNU. Disana mereka bermain, bernyanyi dan mengajak anak-anak untuk menari. Semua itu,ucap dia, dilakukan agar anak-anak melupakan musibah yang sempat terjadi.


“Kami ingn memberikan kegembiraan pada mereka agar  tidak selalu ingat musibah yang menimpanya,” terangnya.


Selanjutnya, selain dilakukan trauma healing NU Care-LAZISNU memberikan bantuan kebutuhan dasar yakni peralatan, kebutuhan anak-anak yang dapat digunakan selama mereka berada di lokasi pengungsian.


“Intinya kegiatan ini yakni dukungan secara psikis untuk meminimalisasi  dampak traumatis yang dihadapi setelah bencana,” ucapnya.


Seperti dikethui, banjir di Kabupaten Konawe telah menimpa 45 persen wilayah  Kecamatan Pondidaha. Ada 3.098 jiwa dan 197 anak setingkat  Sekolah Dasar yang tidak bisa bersekolah karena tempat tinggalnya rusak akibar banjir.


Tidak ada korban jiwa pada bencana banjir kali ini. Selama 13  hari beberapa Desa di Pondidaha lumpuh total, listrik mati, dan dua desa diantaranya terisolir.


NU Care-LAZISNU telah berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas Sosial untuk membangun Posko khusus perlindungan anak.


Nantinya Posko itu juga menyediakan bantuan berupa makanan, peralatan bayi, dan kebutuhan lainnya. Tak kalah penting, Posko juga akan memberikan pendampingan dan pengawalan trauma healing yang telah dibentuk oleh NU Care-LAZISNU Konawe.


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile