Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Wujud Komitmen NU Rembang Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Wujud Komitmen NU Rembang Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Temu peserta sekaligus pemahaman program Jaminan Nasional Kesehatan (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), Selasa (21/7) Sore di gedung NU Rembang lantai dua. (Foto: NU Online/ Ronji)
Temu peserta sekaligus pemahaman program Jaminan Nasional Kesehatan (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), Selasa (21/7) Sore di gedung NU Rembang lantai dua. (Foto: NU Online/ Ronji)

Rembang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Wujud nyata komitmen ini adalah melalui kerjasama dengan berbagai pihak yang fokus dalam bidang kesehatan. Di antaranya adalah melakukan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang kesehatan.


Kerjasama ini diwujudkan dengan menyelenggarakan temu peserta sekaligus pemahaman program Jaminan Nasional Kesehatan (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), pada Selasa (21/7) Sore di gedung NU Rembang lantai dua.


Wakil Ketua PCNU Rembang Abdul Rosyad mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi secara berkala untuk memberikan edukasi pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan jaminan pemerintah akan kesehatan. Nahdlatul Ulama Rembang sendiri sangat mendukung program tersebut demi menyejahterakan masyarakat secara bersama di bidang kesehatan yang layak.


“Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini, teman-teman dari kalangan warga NU mampu menjadi agen dalam menyalurkan informasi ke lingkungan sekitarnya,” kata Kiai Rosyad.


Kiai Rosyad berharap dari 50 peserta yang terbagi menjadi dua gelombang ini mampu menjadi andalan BPJS dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat.


“Sengaja kita bagi dua tahap, untuk tahap pertama 25 orang yang terselenggara, Selasa (21/7) kemarin dan tahap kedua terselenggara, Rabu (22/7) dengan kuota sama berjumlah 25 orang. Sehingga jumlah keseluruhan pelatihan ini 50 orang yang terdiri dari guru madrasah, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC), Ansor,  Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, dan PMII,” jelasnya.


Sementara Kepala BPJS Kabupaten Rembang Selamet Widodo menyebut angka peserta pengguna program JKN-KIS di Kabupaten Rembang tergolong tinggi. Hal tersebut selanjutnya harus diimbangi dengan pengetahuan dan pemanfaatan program secara baik bagi setiap pengguna program JKN-KIS dari BPJS Kesehatan.


“Peserta JKN-KIS di Kabupaten Rembang saat ini hampir 88 persen dari 100 persen jumlah penduduknya. Maka dari itu kalau dihitung angka sudah mencapai 560.000 peserta JKN-KIS dari total 639.000 lebih penduduk di Kabupaten Rembang. Melalui Acara ini kami berharap para peserta dapat menularkan informasi yang diperolehnya minimal kepada keluarga, para tetangga, dan syukur satu RT atau desa,” kata Selamet Widodo kepada NU Online.


Untuk menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menerapakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Peserta diwajibkan memakai masker, cuci tangan pakai sabun sebelum masuk ruangan dan pengecekan suhu tubuh. Peserta juga diwajibkan jaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan panitia.


Kontributor: Mochamad Ronji
Editor: Muhammad Faizin

BNI Mobile