Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Workshop Merdeka Belajar untuk Peningkatan Kapasitas Guru

Workshop Merdeka Belajar untuk Peningkatan Kapasitas Guru
Peningkatan kapasitas guru melalui workshop merdeka belajar di SMK Ma'arif 5 Kotagajah, Lampung Tengah (Foto: NU Online/Akhmad Syarief Kurniawan)
Peningkatan kapasitas guru melalui workshop merdeka belajar di SMK Ma'arif 5 Kotagajah, Lampung Tengah (Foto: NU Online/Akhmad Syarief Kurniawan)

Lampung Tengah, NU Online 
Menyongsong masuk tahun ajaran baru 2020/2021 dalam suasana Covid-19, keluarga besar SMK Ma'arif 5 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Propinsi Lampung menggelar 'Workshop Merdeka Belajar', Kamis (16/7). 

 

Kepala Sekolah SMK Ma'arif 5 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah M Zaimul Umam kepada NU Online, Sabtu (25/7) menyampaikan, kegiatan workshop merdeka belajar adalah sebagai salah satu ikhtiar akademis untuk menjawab problem proses pendidikan belajar secara daring/online.

 

"Musibah global Covid-19 ini tidak hanya berimbas pada aspek ekonomi, kesehatan, dan lingkungan melainkan juga pada aspek dunia pendidikan, baik formal maupun non formal," ujarnya.

 

Dikatakan, workshop merdeka belajar untuk peningkatan kapasitas guru agar mampu menyusun rencana pembelajaran dalam konsep merdeka belajar dengan menghadirkan dosen Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) Herpratiwi.

 

"Kehadiran dosen pascasarjana dalam acara workshop diharapkan akan menambah wawasan pembelajaran model jarak jauh," ucapnya.

 

Disampaikan, workshop merdeka belajar diikuti 30 guru-guru di lingkungan LP Ma'arif NU Kotagajah dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Dosen Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) Herpratiwi menyampaikan, di era masa pandemi Covid-19 ini, kita semua dipaksa secara positif untuk berkreasi, kooperatif, kolaborasi tidak parsial, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

 

"Guru dan murid memiliki kebebasan untuk berinovasi, kebebasan untuk belajar dengan secara mandiri dan kreatif," tambahnya.

 

Menurutnya, ada empat komponen penting yang harus diperhatikan oleh pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran daring, yakni pengorganisasian konten, metode pembelajaran media, manajemen kelas, dan evaluasi belajar.

 

"Empat hal inilah yang harus menjadi perhatian para pendidik," tutupnya.

 

Sebagaimana diketahui, SMK Ma'arif 5 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah adalah salah satu sekolah unggulan kejuruan di bawah binaan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma'arif NU Kabupaten Lampung Tengah.

 

SMK Ma'arif 5 Kotagajah memakai kurikulum pendidikan nasional dan memiliki program tiga (3) keahlian yaitu Teknik Sepeda Motor (TSM), Farmasi, dan Perbankan.

 

Sekolah ini memiliki fasilitas  gedung milik sendiri, ruang kegiatan belajar, ruang guru dan staff, laboratorium komputer, RPL teknik sepeda motor, tempat ibadah, pembelajaran dilengkapi LCD proyektor, tempat parkir, internet dan hotspot area, RPL perbankan, RPL farmasi, dan lapangan olahraga. 

 

Kegiatan ekstrakurikuler berupa pencak silat pagar nusa, pramuka, marching band, keputrian, aneka olahraga basket, voli, futsal, jurnalistik, simthudduhror, bengkel, PMR, dan paskibra.

 

SMK Ma'arif 5 Kotagajah berlamat di Kampung Purworejo, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung 34153, Untuk informasi lebih lanjut bisa membuka link website http://smkmaliga.sch.id/ 

 

Kontributor: Akhmad Syarief Kurniawan
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile