Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
NU PEDULI

Lewat LAZISNU, Guru Kontrak Sorong Serahkan Bantuan untuk Terdampak Banjir

Lewat LAZISNU, Guru Kontrak Sorong Serahkan Bantuan untuk Terdampak Banjir
Parluji memaparkan, bantuan kali ini berasal dari para guru kontrak yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Sorong. Pengumpulan donasi di koordinir oleh Kasdin, salah seorang guru kontrak. (Foto: LAZISNU Sorong)
Parluji memaparkan, bantuan kali ini berasal dari para guru kontrak yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Sorong. Pengumpulan donasi di koordinir oleh Kasdin, salah seorang guru kontrak. (Foto: LAZISNU Sorong)

Sorong, NU Online

Para guru kontrak di Sorong, Papua mengumpulkan bantuan untuk warga terdampak banjir. Bantuan ini disalurkan melalui NU Care-LAZISNU Kabupaten Sorong dan dibagikan kepada warga, Ahad (26/7). Bantuan juga diserahkan kepada dua keluarga korban meninggal dunia saat terjadi banjir pada Jumat (24/7).


Sebagai lembaga resmi di bawah naungan organisasi Nahdlatul Ulama yang menangani pengeloalaan zakat, infak dan sedekah, kehadiran LAZISNU di Sorong dinilai sangat membantu masyarakat. Bagi para donatur, LAZISNU berperan mulai dari kegiatan perencanaan, pengumpulan, pengelolaan hingga pendistribusian.


Pendistribusian paket bahan makanan donasi dari guru kontrak ini, dilakukan oleh Ketua LAZISNU Kabupaten Sorong, Parluji bersama Sekretaris LAZISNU Tantowi Djauhari serta pengurus Bidang Pendistribusian, Aris Firmansyah.

 

Parluji memaparkan, bantuan kali ini berasal dari para guru kontrak yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Sorong. Pengumpulan donasi di koordinir oleh Kasdin, salah seorang guru kontrak.


"Tujuan pertama adalah Agus Triyanto dan Hasni, kedua orangtua dari almarhum Nanda Abyan Abiyyu Abqori yang tinggal di JL Teratai I RT 06 RW 07 Kelurahan Klawuyuk Distrik SorongTimur. 
Almarhum Nanda meninggal dunia pada Sabtu (25/7) setelah terpeleset di saluran air di kompleks rumahnya," kata Parluji.

 

Saluran air setinggi 1,5 meter dan lebar sekitar 1 meter ini, berfungsi menampung air pembuangan dari rumah warga, dan dialirkan menuju sungai besar yang ada di komplek itu.

 

Hingga Ahad (26/7) saat penyerahan donasi oleh LAZISNU kepada orangtua korban, jenazah almarhum masih belum ditemukan. Warga sekitar terus melakukan pencarian di pintu air yang menjadi ujung dari saluran drainase dari perumahan warga.

 

Orang tua korban meninggal saat banjir terjadi yang juga mendapat bantuan bahan makanan, adalah Sahrul dan Siti Nuraini, orang tua Abdiansyah, bayi laki-laki berusia 6 bulan yang tinggal di Jalan Nuri Kelurahan Remu Utara Kota Sorong.
 

Abdiansyah diketahui meninggal dunia pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 08.00 WIT oleh kakaknya. Menurut Siti Nuraini, tidak ada riwayat sakit kronis yang di derita anak bungsunya dari delapan bersaudara itu.

 

"Menjelang Subuh itu masih digendong bapaknya, dikasih minum susu. Lalu dia tidur lagi bersama kakak-kakaknya di lantai dua. Dan, kami semua juga tertidur sampai pagi di tempat yang sama," kata Siti Nuraini.

 

Sementara bantuan bahan makanan kepada warga korban banjir, diserahkan pengurus LAZISNU Kabupaten di RT 02 RW 04 komplek Perumahan BPD Trikarya Permai, kilometer 10 kios kelurahan Matalamagi Distrik Sorong Utara. 

 

Di kawasan yang juga berada di bantaran sungai ini, air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah-rumah penduduk hingga ketinggian 50 sentimeter. 

 

"Kami sampaikan terima kasih kepada para guru kontrak di Kabupaten Sorong, yang peduli kepada kami korban banjir dengan memberikan bantuan sembako melalui pengurus LAZISNU," kata Saikhu, Ketua RT 02.

 

Editor: Kendi Setiawan

 

BNI Mobile