Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Miliki Diorama Tafsir Digital

Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Miliki Diorama Tafsir Digital
Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim usai meresmikan diorama tafsir digital di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim usai meresmikan diorama tafsir digital di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Foto: NU Online/Rof Maulana)

Surabaya, NU Online 

Selepas Shalat Idul Adha, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama wakil gubernur, Emil Dardak yang juga didampingi Sekdaprov, Kakanwil Kemenag, Wakil Ketua DPRD Jatim meresmikan Diorama Tafsir Digital dengan memotong pita. Diorama ini dibagun di area Taman Asmaul Husna komplek Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

 

Diorama tafsir digital Al-Quran itu dibangun agar para pengunjung dapat menggali terjemahan dari kitab suci umat Islam tersebut. 


“Melalui ini, kita bisa mendengarkan muadzin dan menggali informasi terjemahan Al-Quran dengan memencet layar digital. Harapannya para millineal banyak yang belajar tafsir Al-Quran,” kata Khofifah usai peresmian, Jumat (31/7).

 

Sebelum meresmikan, Khofifah dan Emil menulis kalimat motivasi tentang diaroma tafsir digital. Khofifah menulis empat kata ajakan, yaitu mari wujudkan generasi qur’ani. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU ini berharap dengan adanya Taman Asmaul Husna dan dilengkapi ruang diorama tafsir digital ini semakin mempermudah generasi milenial untuk belajar Al-Quran dan tafsirnya. 

 

“Inovasi yang dilakukan pengurus Masjid Al-Akbar ini patut diapresiasi. Diaroma tafsir digital ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Muslim di Surabaya dan sekitarnya, terutama generasi muda Islam yang ingin mendalami Al-Quran perlu datang ke sini,” jelas gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut. 

 

Selain itu, Khofifah melihat langsung ruang diorama yang dilengkapi dengan kitab kuning. Hal tersebut dalam pandangnannya sangat membantu anak muda memahami Al-Quran sekaligus tafsirnya. 

 

Sedangkan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak menulis tetaplah mendalami agama dengan berbagai inovasi di era milenial dan digital. 

 

H Helmy M Noor selaku Humas Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mengatakan diorama tafsir digital ini juga akan menjadi ruang pembinaan bagi para muallaf. 

 

“Masjid Al-Akbar setiap bakda shalat Jumat selalu ada ikrar muallaf. Nah, untuk pembinaan mendalami Islam bisa di diorama tafsir digital ini,” kata Helmy. 

 

Masih menurut Helmy, Taman Asmaul Husna yang kini dilengkapi diorama tafsir digital layak dikunjungi orang tua Muslim sekaligus bisa mengajak anak untuk datang ke lokasi. Tujuannya mengenal dan mencintai asma Allah yang ada di dalam Al-Quran. 

 

"Saya rasa kita harus semakin mengajak anak-anak kita, adik-adik, dan seluruh warga untuk belajar Islam dengan kecanggihan digital,” pungkasnya. 

 

Kontributor: Rof Maulana
Editor: Ibnu Nawawi
 

BNI Mobile