Pondok Darul Amanah Buntet Gunakan Besek Salurkan Daging Kurban LAZISNU

Beberapa anggota masyarakat penerima pun cukup terkejut dengan penggunaan besek tersebut.  (Foto: Istimewa)
Beberapa anggota masyarakat penerima pun cukup terkejut dengan penggunaan besek tersebut. (Foto: Istimewa)
Beberapa anggota masyarakat penerima pun cukup terkejut dengan penggunaan besek tersebut. (Foto: Istimewa)

Jakarta, NU Online

Pondok Darul Amanah Buntet Pesantren Cirebon menyalurkan daging kurban NU Care-LAZISNU dengan menggunakan besek. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pengurangan penggunaan plastik.

 

"Satu langkah kecil kami untuk sedikit mengurangi potensi kerusakan bumi lebih parah," kata KH Imaduddin Zaeni, Pengasuh Pondok Darul Amanah, kepada NU Online pada Jumat (31/7).

 

Beberapa anggota masyarakat penerima pun cukup terkejut dengan penggunaan besek tersebut. Pasalnya, hal demikian belum terbiasa mengingat plastik sudah menjadi wadah yang lumrah nan murah digunakan untuk setiap kegiatan.

 

"Ya, kami begini juga dalam rangka kampanye pengurangan penggunaan plastik secara langsung, dakwah bil hal," lanjut Kiai Imad.

 

M Arief Rizqillah, salah satu penerima, mengapresiasi pengemasan daging kurban menggunakan besek. "Apresiasi untuk panitia kurban Darul Amanah karena pengemasannya mengenakan wadah dari bambu," katanya.

 

Guru Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Putra 1 Buntet Pesantren itu menyampaikan bahwa plastik itu susah terurai sampahnya, bahkan hingga ratusan tahun. Terlebih plastik juga mengandung zat kimia yang khawatir memberikan efek terhadap dagingnya. "Tetap saja ada zat kimia yang dikhawatirkan bereaksi terhadap dagingnya," lanjutnya.

 

Arief berterimakasih terhadap LAZISNU dan Pondok Darul Amanah Buntet Pesantren yang telah membagikan daging kurban untuk masyarakat. Ia berharap program dan komitmen terhadap lingkungannya dapat terus konsisten dilakukan.

 

"Semoga LAZISNU dan Darul Amanah bisa konsisten terhadap program ini dan pelestarian lingkungan," ujarnya.

 

Pewarta: Syakir NF
Editor: Kendi Setiawan

BNI Mobile