Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kesaksian Ketua NU Jatim: Gus Im Sosok yang Zuhud

Kesaksian Ketua NU Jatim: Gus Im Sosok yang Zuhud
Para pelayat mendoakan almarhum Gus Im di lokasi pemakaman di Jombang, Jawa Timur (Foto: Istimewa)
Para pelayat mendoakan almarhum Gus Im di lokasi pemakaman di Jombang, Jawa Timur (Foto: Istimewa)

Jombang, NU Online

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar menilai almarhum KH Wahid Hasyim (Gus Im) adalah sosok yang selalu mencari ridha Allah. Kiai Marzuqi menegaskan, Gus Im adalah sosok yang sangat zuhud. Jika harus memang menyelamatkan diri dengan diam, Gus Im pun akan diam.

 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri proses pemakaman Gus Im, Sabtu (1/8) malam di Kompleks Pesantren Mamba'ul Maarif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

 

"Mau jadi pejabat gampang. Mau jadi menteri, gampang. Tapi bukan itu yang beliau cari. Karena yang beliau cari adalah ridha Allah. Karena itu saya yakin beliau adalah ahlul imam, ahlul Islam akhlaul akhlakul karimah, ahlul ahlussunah waljamaah, khusnul khatimah," kata Kiai Marzuki.

 

Selain Kiai Marzuki, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memberikan sambutan. Atas nama Pemerintah Provinsi Jatim, kata Khofifah, pihaknya menyampaikan duka yang mendalam.  Khofifah menceritakan, sebulan lalu, KH Hasyim Wahid masih mengirim seorang dokter dan menyampaikan pesan kepadanya.

 

"Tulung cari scientis yang bisa mencari vaksin dan obat bagi warga Jatim yang terpapar Covid-19," kata Khofifah.

 

Selain itu, Gus Im juga mengirim utusan dan mengkonfirmasi kepada Khofifah. Padahal saat itu, keadaan kesehatan Gus Im mulai menurun. Ini adalah tanda bahwa Gus Im selalu memperhatikan dan mendoakan agar masyarakat dapat menyelesaikan ujian berat yakni Covid-19.

 

Kemuliaan Gus Im, lanjut Khofifah, tidak dimunculkan di depan publik. Namu dawuh, nasihat, arahan selalu diberikan kepadanya.

 

Proses pemakaman di Denanyar diawali dengan shalat jenazah di masjid pesantren. Dari pihak keluarga hadir di antaranya Ny Hj Lily Wahid. Selain itu, hadir pula Nyai Mahfudhoh, Yenny Wahid
Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Bupati Jombang Munjidah Wahab, dan para kiai serta nyai di sekitar Jombang. Selama proses shalat jenazah dan pemakaman, diberlakukan protokol pencegahan Covid-19.

 

Sebelumnya jenazah diberangkatkan dari Ciganjur Jakarta Selatan, lepas Dhuhur. Perjalanan ke Jombang melalui jalur darat.

 

Gus Im wafat Sabtu di RS Mayapada Jakarta pada Sabtu (1/8) pukul 04.18 WIB. 

 

 

 

 

Pewarta: Ahmad Rozali

Editor: Kendi Setiawan

 

BNI Mobile