Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

LAZISNU Jember: Kurban dari LAZISNU Pusat untuk Pancingan

LAZISNU Jember: Kurban dari LAZISNU  Pusat untuk Pancingan
Direktur NU Care-LAZINU Jember , Holilur Rahman tengah menyerahkan kambing kurban secara simbolik kepada penerima di Desa Biting, Arjasa. (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Direktur NU Care-LAZINU Jember , Holilur Rahman tengah menyerahkan kambing kurban secara simbolik kepada penerima di Desa Biting, Arjasa. (Foto: NU Online/Aryudi AR)

Jember, NU Online

Pengurus Cabang (PC) LAZISNU Jember, Jawa Timur melakukan penyembelihan hewan kurban kambing di lima titik, Ahad (2/8). Kambing-kambing tersebut merupakan sumbangan dari Pengurus Pusat LAZISNU dalam program 'Nusantara Berkurban: Solidaritas Tanpa Batas'.


“LAZISNU Jember kebagian lima ekor kambing dari Pengurus Pusat LAZISNU,” ujar Ketua PC LAZISNU Jember, Ahmad Fathor Rosyid di kantor PCNU Jember.


Menurut Rosyid, sapaan akrabnya, di Jember terdapat 5 orang yang berkurban lewat program 'Nusantara Berkurban: Solidaritas Tanpa Batas'. Kelima orang tersebut adalah Fauziah Uzroh, Husnul Mustain, Niraja Kalinga Sugondo, Sukar Wahono, dan Prita Widhianiewarno.


“Mereka secara resmi berkurban lewat LAZISNU Pusat, lalu oleh pusat didistribusikan lagi ke seluruh Indonesia, termasuk Jember,” jelasnya.


Ia menambahkan, sebelum kambing datang, pihaknya melakukan survey untuk mencari lokasi yang pas buat penyembelihan kambing. Sehingga pendistribusian daging kambing tepat sasaran dan berdaya guna bagi masyarakat sekitar titik penyembelihan. Maka akhirnya didapatlah lima lokasi penyembellihan,  yaitu kantor PCNU Jember,  kantor  MWC NU Jenggawah,  Pesantren  Miftahul Ma’arif Jenggawah, Desa Kamal Arjasa,  dan Desa Biting Arjasa. Kambing yang disembelih di lima lokasi itu masing-masing atas nama Fauziah Uzroh, Husnul Mustain, Niraja Kalinga Sugondo, Sukar Wahono, dan Prita Widhianiewarno.


“Hari ini serentak disembelih kambing di lima titik. Di setiap titik, kambing dijadikan 20 hingga 25 paket untuk selanjutnya dibagi-bagikan kepada masyarakat,” tambahnya.


Dosen IAIN Jember itu menegaskan, meski hanya sedikit, namun daging kurban itu sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi di musim pandemi Corona seperti saat ini. Sebab, Corona tidak hanya menelan korban jiwa tapi juga sangat mengusik kelancaran perputaran roda ekonomi masyarakat. Sehingga kambing kurban itu cukup bermanfaat untuk penambah gizi mereka.


“Makanya LAZISNU Jember juga menambah paket sembako untuk setiap penerima daging kurban,” ungkapnya.


Namun lebih dari itu, kata Rosyid, ternyata ‘kehadiran’ kambing-kambing dari program Nusantara Berkurban itu menjadi pemicu warga lain untuk melakukan hal yang sama. Dikatakan, ada seorang tokoh NU yang akhirnya membeli kambing untuk dikurbankan karena tetangga di sebelahnya sudah dapat kambing dari program tersebut.


“Kurban dari LAZISNU untuk pancingan dan ternyata benar. Ada yang nambah kurban, katanya biar distribusi lebih merata, jadi sekalian ditambah hewan kurbannya,” urai Rosyid.


Dosen IAIN Jember itu menambahkan, dalam Idul Adha kali ini, sebanyak 26 Unit Pengelola Zakat, Infak, Sedekah (UPZIS) se-Kabupaten Jember , masing-masing berkurban satu kambing. Dagingnya diberikan kepada masyarakat terutama yang terdampak Covid-29.


“Kami memberikan apresiasi kepada UPZIS yang telah menunaikan kurban,” cetusnya.


Salah seorang penerima paket daging kurban di Jenggawah, Ibu Husni menyatakan bersyukur dapat memperoleh daging kurban dari LAZISNU.


“Ya terima kasih,” ucapnya.


Pewarta: Aryudi AR
Editor: Abdul Muiz

 

 

 

 

BNI Mobile