Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Gelar Haul 10 Kiai Sidomulyo, Keluarga: Terima Kasih NU

Gelar Haul 10 Kiai Sidomulyo, Keluarga: Terima Kasih NU
Haul 10 Kiai Sidomulyo, Lampung Selatan. (Foto: Istimewa)
Haul 10 Kiai Sidomulyo, Lampung Selatan. (Foto: Istimewa)

Lampung Selatan, NU Online
Keberadaan manusia saat ini tidak lepas dari perjuangan para pendahulu. Umat Islam dapat mengenyam manisnya iman dan Islam tidak lepas dari jasa para orang tua, guru, dan para kiai yang telah mengajarkan dengan penuh keikhlasan. 


Tentunya ini harus disyukuri dengan terus mendoakan para pendahulu yang sudah memberikan pondasi kuat dalam beragama. Rasa syukur ini diwujudkan oleh warga NU dengan tradisi Haul, mendoakan para leluhur yang telah mendahului menghadap sang Pencipta.


Inilah yang dilakukan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan yang menggelar Haul untuk 10 kiai dan masyayikh NU di daerah tersebut, Ahad (3/8) malam. Dalam kesempatan tersebut, 10 kiai ini juga diberi anugerah penghargaan untuk memotivasi dan menjadikan mereka contoh bagi para generasi penerus.


"Terimakasih NU.Saya mewakili keluarga besar Al-Marhum Kiai Abu Amar bin H Amin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus dan warga NU Kecamatan Sidomulyo kabupaten Lampung Selatan yang telah menyelenggarakan khataman Al-Qur'an yang dihadiahkan kepada abah kami," kata Bitoh Purnomo, salah satu anggota keluarga.


Kiai Abu Amar menjadi salah satu tokoh NU di daerah tersebut yang telah melakukan dakwah menyebarkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


Menurut Bitoh, Kiai Abu Amar merupakan alumni Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat. Ia merantau bersama keluarga ke Sidomulyo Lampung Selatan tahun 1987. Selama berdakwah, beliau membina hampir 13 madrasah diniyah se-Kabupaten Lampung Selatan.


"Beliau sosok yang sangat multitalenta, ilmu agama yang mendalam, suara dan tulisan yang indah, keterampilan dalam dunia ukir, bangunan dan berdagang menjadikan beliau panutan keluarga dan umat," ungkapnya dan berharap keturunannya bisa melanjutkan perjuangannya.


Ia juga berharap, kegiatan Haul yang di dalamnya dilakukan berbagai macam ibadah seperti zikir, doa, dan khatmil Qur'an ini terus dipertahankan dan disemarakkan agar syiar Islam terus berkembang.


Hadir pada kesempatan tersebut Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan Kiai Ishomuddin yang sekaligus memimpin zikir fida'. Ia mengingatkan bahwa semakin kita berupaya mendoakan para pendahulu, maka kecintaan kepada mereka akan semakin tinggi.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin 

BNI Mobile