Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Hati-hati Penipuan Berkedok Pindah Agama (Bagian 2)

Hati-hati Penipuan Berkedok Pindah Agama (Bagian 2)
Agustinus Prapto (berdiri tengah) saat di Pesantren Putri Modern Ni'matul Qur'an, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang
Agustinus Prapto (berdiri tengah) saat di Pesantren Putri Modern Ni'matul Qur'an, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang

Semarang, NU Online

Modus penipuan yang dilakukan Agustinus Prapto dengan cara berpindah agama terkuak saat Nyai Hj Lilik Mufirotun Ni'mah membuat status Whatsapp. Dalam statusnya, Nyai Lilik mengungkapkan rasa syukur atas dibimbingnya Prapto mengucap dua kalimat syahadat. 

 

Namun di luar dugaan, status yang diunggahnya di Whatsapp mendapat respons dari seorang penyuluh agama yang membaca status tersebut langsung menelepon.

 

"Pak Rifai langsung telpon dan mengingatkan untuk berhati-hati karena dengan modus kehilangan pekerjaan, orang yang dibimbing akan meminta uang atau meminjam sebagai modal usaha dari orang yang telah membimbingnya," kata Nyai Lilik di kediamannya, Pesantren Putri Modern Ni'matul Qur'an, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (7/8).

 

Setelah mendapatkan peringatan itu, ia urung bercerita lantaran tak mau berburuk sangka terhadap hal yang belum terbukti. Sehari selang prosesi ritual syahadat tersebut. 

 

"Sempat mau cerita ke Abah (Ustadz Abdul Wahab-red) tapi gak jadi. Takut dikira nuduh tanpa bukti," akunya.

 

Akan tetapi lanjutnya, sehari setelah momen sakral tersebut, ia mendapatkan telepon dari Prapto yang mengabarkan hendak berwirausaha, membuka warung 'kucingan'. "Ternyata, setelah itu dia telepon mau pinjam uang untuk usaha," bebernya.

 

Informasi tersebut lantas diungkapkan kepada suami dan Sibahul Khoir yang menjadi saksi. Menanggapi hal itu, Sibah berusaha mencari informasi dari Ansor Cyber Kota Semarang. 

 

"Setelah saya dapat beberapa link berita, baru nyadar bahwa itu modus penipuan," ujarnya.

 

 

Sebagaimana dikabarkan oleh portal media online yang ia terima, Prapto telah menemui Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Studi Islam (LP2SI) Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM). Prapto pun diajak ke LP2SI UMM dan disyahadatkan di masjid kampus II UMM  pada tahun lalu, tepatnya Rabu, 27 November 2019.

 

Dalam portal berita lain juga dikabarkan Agustinus Prapto mengucap dua kalimat syahadat di Kantor Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) Jateng Kabupaten Sleman Yogyakarta, pada Jumat (13/6) lalu.

 

"Sudah saya cek orang dalam foto berita itu sama. Agustinus Parto yang kami temui juga yang mengucap dua kalimat syahadat di tempat lain, "jelasnya.

 

Mantan Ketua IPNU Kota Semarang kini menjabat salah satu wakil ketua GP Ansor Kota Semarang mengapresiasi tim cyber yang dengan cekatan mendapatkan informasi tersebut. 

 

"Hanya saja, nomornya sudah tidak aktif lagi. Jadi tim tidak bisa melakukan tracking," ujarnya.


Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile