Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Dies Natalis Ke-20, Unwahas Semarang Gelar Istighotsah dan Manaqiban 

Dies Natalis Ke-20, Unwahas Semarang Gelar Istighotsah dan Manaqiban 
Unwahas Semarang genap berusia 20 tahun (Foto: Istimewa)
Unwahas Semarang genap berusia 20 tahun (Foto: Istimewa)

Semarang, NU Online

Di tengah pandemi Covid -19 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang akan menyelenggarakan Dies Natalis ke-20  dengan menggelar istighotsah dan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jilani.

 

Kepala Humas Unwahas Taufiq Ismail mengatakan, demi memenuhi protokol kesehatan, acara dies natalis ke-20 yang  dilaksanakan dengan tetap tetap memperhatikan physical dan social distance pada hari Sabtu (8/8) ini akan  diselenggarakan secara sederhana.

 

"Agendanya shalat dzuhur berjamaah di masjid kampus I dilanjutkan dengan istighotsah dan manaqiban yang akan dipimpin Rais Idarah Wustha Jam'iyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Jawa tengah KH Dzikron Abdullah," kata Taufiq kepada NU Online di Semarang Jumat (7/8).

 

Dijelaskan, kegiatan ini akan diikuti seluruh dosen dan karyawan Unwahas, selain itu diundang  juga PWNU Jateng, PCNU Kota Sematang dan juga para tokoh  masyarakat. 

 

Agenda lain dalam  rangka dies adalah ziarah ke makam pendiri PTNU yakni KH Syamsudin Anwar (Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang ) di Undaan Kudus Jateng.

 

Guru besar Pendidikan Agama Islam Unwahas Prof KH Mudzakir Ali yang juga generasi pendiri PTNU di Semarang ini mengatakan, warga NU Jateng sangat bersyukur, karena PTNU yang lahir di tengah menggeloranya semangat reformasi ini berkembang pesat.

 

"Dalam upaya meningkatkan kualitas akademik, selain menjalin kerja sama dengan sesama PTNU dan PTN di dalam negeri, Unwahas juga berupaya menjalin kerja sama dengan PT mancanegara," jelasnya.

 

"PT mancanegara yang sudah kami gandeng untuk kerjasamanya adalah University of Zagreb, Marmara University, Universitas Putra Malaysia, dan Universitas Kebangsaan Malaysia," sambungnya.

 

Menurutnya, upaya untuk menggandeng PT mancanegara yang memiliki kualitas tinggi terus diupayakan tanpa kenal lelah. Bersamaan dengan itu, saat ini sudah ratusan mahasiswa dari mancanegara mengikuti perkuliahan di Unwahas ini.

 

Ketua umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof KH Noor Achmad mengatakan, berbagai capaian yang telah diraih Unwahas di usianyan yang ke 20 tahun ini diharapkan tidak menjadikan cepat puas.

 

"Kami akan terus berupaya lebih sungguh-sungguh lagi, sehingga Unwahas akan terus tambah maju dari waktu ke waktu," pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile