Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Aljazair Buka Kembali Masjid Usai Lima Bulan Lockdown

Aljazair Buka Kembali Masjid Usai Lima Bulan Lockdown
Masjid terbesar di Afrika, Masjid Agung Aljir, Aljazair. (Foto: CGTN)
Masjid terbesar di Afrika, Masjid Agung Aljir, Aljazair. (Foto: CGTN)

Aljir, NU Online
Otoritas Aljazair membuka kembali masjid—yang mampu menampung lebih dari seribu jamaah— pada Sabtu (15/8) setelah lima bulan tutup akibat lockdown (penguncian) Covid-19. Kendati demikian, masjid masih akan tetap tertutup untuk semua wanita, anak-anak, dan orang tua. Shalat Jumat juga akan tetap dilarang. 


Para jamaah harus menerapkan protokol kesehatan ketika melaksanakan shalat di masjid. Seperti memakai masker, membawa sajadah sendiri, mencuci tangan sebelum masuk masjid, menjaga jarak antar jamaah, dan lainnya.


"Pembukaan kembali (masjid) ini akan sepenuhnya bergantung pada disiplin masing-masing orang untuk menghormati tindakan perlindungan," kata Menteri Agama Aljazair, Mohamed Belmahdi, yang ikut menghadiri shalat—untuk pertama kalinya setelah lima bulan—di Masjid Khaled Ibn El-Walid di Kota Heuraoua di timur Aljir.


Dikutip laman Arab News, Sabtu (15/8), Belmahdi memperingatkan bahwa otoritas akan menutup kembali masjid jika masyarakat Aljazair menunjukkan ‘sedikit ketidakpedulian’ terhadap pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Menurutnya, kesehatan warga adalah prioritas utama. 


Hingga saat ini, otoritas negara yang terletak di pesisir Laut Tengah, Afrika Utara itu masih menerapkan jam malam di lebih dari separuh wilayah negara. Otoritas sangat menekankan warganya memakai masker untuk menekan penyebaran virus corona. Tetapi, pihak berwenang Aljazair memutuskan untuk mulai membuka tempat-tempat umum mulai Sabtu kemarin, setelah tingkat infeksi virus corona dinilai telah stabil.


Selain masjid, otoritas Aljazair juga membuka kembali kafe, restoran, taman, dan pantai setelah lima bulan tutup. Hal ini dimanfaatkan betul oleh masyarakat Aljazair. Mereka datang ke pantai di Ibu Kota Aljir untuk berenang di Laut Mediterania di tengah panasnya bulan Agustus.


Merujuk Worldometers, Senin (17/8), ada 38.583 kasus infeksi virus corona di Aljazair, dengan angka kesembuhan mencapai 27.017 dan kematian 1.370.


Pewarta: Muchlishon
Editor: Kendi Setiawan  

Posisi Bawah | Youtube NU Online