Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ketua Ansor Kencong Jember: Kuantitas dan Kualitas Kader Jadi Prioritas

Ketua Ansor Kencong Jember: Kuantitas dan Kualitas Kader Jadi Prioritas
Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Jember, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor  Kencong,  Kabupaten Jember, Jawa Timur Agus Nur Yasin  mengatakan, kaderisasi  masih menjadi  program prioritas  organisasi yang dipimpinnya. Semakin banyak kader, maka organisasi akan semakin kuat dan hidup.


Kaderisasi  merupakan  hal yang harus dilakukan terus menerus karena anggota adalah ruh dari sebuah organisasi. Tanpa anggota, maka sebuah organisasi kehilangan ruhnya sehingga hanya akan menjadi organisasi  papan nama saja.  


“Makanya tekad kami ke depan adalah memperbanyak kader atau anggota,” tegasnya saat memberikan sambutan dalam Pelantikan PC GP Ansor Kencong, Jember periode 2020-2024 di aula Dira Park Kencong, Jember,  Sabtu (29/8).


Walaupun demikian Agus  mengungkapkan, pihaknya tidak hanya mengejar kuantitas jumlah anggota. Kualitas juga mengiringi rekrutmen anggota dengan mewajibkan anggota baru untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan  Dasar (Diklatsar) Banser, dan sebagainya.


“Walaupun kita ingin mendapatkan kader sebanyak mungkin tapi soal kualitas jangan dilupakan,” katanya.


Hal lain yang menjadi komitmen kerja Ketua PC GP Ansor Lumajang adalah pengembangan ekonomi. Dikatakan Agus, pihaknya tidak mau banyak-banyak apalagi muluk-muluk dalam program pengembangan ekonomi tersebut. Sedikit tidak apa-apa asalkan realistis.


“Intinya Ansor baik secara kelembagaan , maupun perorangan, pengembangan ekonomi harus digalakkan ,” ucapnya.


Agus menyebutkan bahwa pengembangan ekonomi  harus dilakukan agar dapur  tetap mengepul, sehingga organisasi tidak  tumpul.  Katanya,  kepul asap dapur mempunyai korelasi erat dengan  maju mundurnya organisasi.  Jika urusan dapur lancar, maka anggota dan pengurus bisa fokus dalam mengikuti kegiatan  Ansor.


“Istilah saya, kalau dapur  tidak mengepul, maka Banser bisa  tumpul,” katanya.


Dalam kesempatan itu, Agus juga menukil kalimat yang sering dilontarkan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Gus Yaqut bahwa karakter kader Ansor  ada empat. Pertama adalah pemuda, artinya anggota Ansor  memiliki karakter darah muda, tidak memiliki rasa  gentar untuk membela kebenaran, dan tidak kenal lelah untuk berjuang bersama kiai.


Kedua, keislaman. Kader Ansor harus memiliki jiwa keislaman yang kuat. Yaitu keislaman yang telah diwariskan oleh para pendahulu yang terkenal moderat dan santun serta menebar Islam yang rahmatal lil alamin.


“Sebagian tugas utama kader Ansor adalah menerapkan Islam yang ramah,  bukan Islam yang marah-marah,” jelasnya.


Ketiga, kebangsaan. Kata Agus, Indonesia bisa berdiri tegak hingga saat ini karena keberagamannya. Oleh karena itu,  Ansor akan menghambat usaha-usaha yang berpotensi memecah belah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan mengganti Pancasila.


Keempat, kerakyatan.  Ansor  adalah bagian dari rakyat Indonesia. Karena itu, jika ada warga sebangsa setanah air mengalami kesulitan, maka itu menjadi kesulitan dan kesusahan Ansor juga.


“Sebagai kader Ansor dan Banser, kita wajib membantu dan melindungi saudara-saudara kita yang kesusahan,” pungkasnya.


Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Ansor Jawa Timur, H. Syafiq Syauqi. Dalam kepengurusan  PC GP Ansor Kencong, Jember periode 2020-2024, Agus dibantu oleh Asnawan di posisi sekretaris, dan Erfan Fanani selaku bendahara, serta  pengurus lainnya.


Pewarta: Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

BNI Mobile