Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Gus Mus Dorong Masyarakat Lebih Disiplin

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Gus Mus Dorong Masyarakat Lebih Disiplin
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus saat memakai masker. (Foto: instagram.com/Ahmad Mustofa Bisri)
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus saat memakai masker. (Foto: instagram.com/Ahmad Mustofa Bisri)

Jakarta, NU Online

Melihat angka kasus harian Covid-19 yang terus meningkat, bahkan saat ini mencapai 10 hingga 20 kali lipat dibanding pekan-pekan awal kasus Covid-19 di Indonesia, Tokoh Agama, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mendorong masyarakat agar lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.


Pesan tersebut disampaikan Gus Mus dalam kesempatan pertemuan daring yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Rabu (2/9) untuk mendoakan 100 dokter yang meninggal karena terpapar Covid-19.


“Dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan dan menegaskan kepada saudara-saudara saya di mana pun berada. Marilah kita tepati protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan rajin-rajin mencuci tangan (pakai sabun dengan air mengalir),” kata Gus Mus dikutip NU Online, Rabu (2/9) dari Gus Mus Channel.


Dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan, imbuh Gus Mus, kita membantu virus ini tidak terus menjalar ke sana ke mari. “Di sini diobati dan ditangani, kemudian merebak ke sana karena di sana tidak mematuhi protokol dan disiplin medis,” jelas Gus Mus.


Mustasyar PBNU ini menyatakan kesedihan dan keprihatinan mendalamnya atas gugurnya dokter dan tenaga medis dalam menangani Covid-19. Ia menegaskan bahwa pandemi Covid-19 merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kerja sama seluruh kalangan untuk melawan dan membasminya.


“Kesedihan mendalam terhadap para pejuang pandemi ini, lebih mengingatkan kepada kita bahwa melawan pandemi ini adalah persoalan kemanusiaan, artinya persoalan kita bersama. Bukan hanya persoalannya para dokter, bukan hanya persoalan tenaga medis, tetapi persoalan kita semua. Karena virus ini menimpa kita semua,” ungkap Gus Mus.


Sementara itu, beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 terus meningkat, terutama di wilayah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa.


Kasus positif Covid-19 di Indonesia mencatatkan rekor baru yakni menembus angka 3.000 kasus pada Jumat (28/8) dan Sabtu (29/8) lalu. Jumlah kasus terbanyak berada di Jakarta, Jawa Timur, kemudian disusul Jawa Tengah.


Indonesia masuk dalam lima besar penambahan kasus virus corona terbanyak dalam 24 jam di Asia. Berdasarkan laporan terakhir, ada 2.775 kasus baru Covid-19 di Indonesia.


Indonesia kini memiliki total pasien virus corona sebanyak 177.571 pasien. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 128.057 orang dan yang meninggal 7.505 orang pada 1 September 2020.


Berdasarkan laporan dari Worldometers, terdapat total kasus positif virus corona sebanyak 25.888.128 orang di seluruh dunia per Rabu, 2 September 2020.


Kasus kematian yang diakibatkan oleh Covid-19 terbilang ada 860.249 orang. Sementara, angka pasien sembuh yang berhasil dirawat oleh tim medis kini mencapai 18.170.325 orang di dunia. Jauh lebih tinggi dibandingkan angka kematian.


Terdapat satu persen pasien di seluruh dunia yang masuk dalam fase kritis, sementara 99 persen lainnya berada pada kondisi ringan.


Pewarta: Fathoni Ahmad

Editor: Muchlishon

BNI Mobile