Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Buka Konfercab NU, Bupati Lamandau: NU Sejuk dalam Beragama

Buka Konfercab NU, Bupati Lamandau: NU Sejuk dalam Beragama
Bupati Lamandau, Kalteng, Hendra Lesmana (Foto: NU Online/Suhud Mas'ud)
Bupati Lamandau, Kalteng, Hendra Lesmana (Foto: NU Online/Suhud Mas'ud)

Lamandau, NU Online

Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendra Lesmana membuka mengatakan, peran NU sangat strategis dalam mengisi proses pembangunan di berbagai bidang. Sehingga konfercab yang mengagendakan pemilihan kepengurusan NU untuk periode 2020-2025 itu merupakan proses penting agar agenda kerja organisasi terus berjalan. 

 

"Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU mempunyai peran strategis dalam perjalanan bangsa kita sejak jaman sebelum merdeka hingga saat ini. Oleh sebab itu, keberadaan NU dan organisasi-organisasi di bawah naungannya sangat membantu pemerintah daerah untuk mencari solusi atas permasalahan keagamaan yang dihadapi," papar Hendra Lesmana. 

 

Hal itu disampaikan bupati pada pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU, Muslimat NU, dan Gerakan Pemuda (GP)  Ansor di Gedung LPTQ, Jalan Batu Batanggui, Nanga Bulik, Lamandau, Kalimantan Tengah, Sabtu (5/9) pagi. 

 

Hendra berharap, melalui konfercab kali ini pengurus NU Lamandau dapat melakukan evaluasi program kerja yang sudah dilakukan kepengurusan 2015 - 2020. "Evaluasi sangat penting karena dapat digunakan sebagai pijakan dalam menggulirkan program-program yang memiliki nilai manfaat yang tinggi bagi kemaslahatan umat," ujarnya.

 

Dikatakan, pemerintah daerah akan terus mendukung eksistensi PCNU Lamandau dalam melaksanakan program-programnya di bidang keagamaan yang sejalan dengan visi misi Pemkab.

 

"Kata religius dalam slogan Lamandau JUARA yang tertuang dalam visi pemerintah daerah sejalan dengan program-program PCNU Lamandau, untuk itu kita akan terus mendukung eksistensi NU dan organisasi otonomnya dalam melaksanakan program kegiatan keagamaan," kata Hendra.

 

Nahdlatul Ulama lanjutnya, juga harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa Indonesia. "Warga NU harus mampu menjaga keharmonisan, menghargai perbedaan, dan menampilkan keramahan, serta kesejukan dalam beragama," tukasnya.

 

Konferensi Cabang (Konfercab) NU Lamandau, Kalimantan Tengah (Foto: Suhud Mas'ud)

 

Ketua PWNU Kalimantan Tengah, HM Wahyudi F Dirun menyampaikan, pelaksanaan konfercab di sejumlah Kabupaten di Kalteng mengalami perubahan jadwal karena pandemi Covid-19.

 

"Konfercab PCNU Lamandau ini seharusnya dilaksanakan beberapa bulan lalu, namun karena pandemi Corona baru dapat kita laksanakan sekarang. Tidak hanya di tingkat cabang, bahkan di tingkat pusat pun juga mengalami perubahan jadwal, Muktamar NU tidak jadi dilaksanakan di tahun ini namun diundur menjadi tahun 2021 mendatang," ungkap Wahyudi.

 

Wahyudi bersyukur kegiatan konfercab di Lamandau kali ini tetap dapat dilaksanakan saat pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

"Pelaksanaan konfercab ini sudah sesuai imbauan pemerintah, dan nantinya juga akan dilaksanakan secara singkat atau tidak seperti pelaksanaan biasanya sebelum ada pendemi. Yakni untuk pembahasan program kerja tidak dimasukkan dalam agenda konferensi namun akan dilaksanakan oleh pengurus yang baru," jelasnya.

 

Pada Konfercab ini KH Yazid Busthomi terpilih kembali sebagai Rais Syuriah dan KH Hamim terpilih kembali sebagai Ketua PCNU Kabupaten Lamandau untuk masa khidmad 2020 - 2025. Sedangkan Salman Azzuhri kembali terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor.

 

Kontributor: Suhud Mas'ud
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile