Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Fatayat NU Jateng Minta Puskesmas Datangi Siswa Lakukan Imunisasi MR

Fatayat NU Jateng Minta Puskesmas Datangi Siswa Lakukan Imunisasi MR
Ketua PW Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah Hj Tazkiyyatul Muthmainnah (Foto: NU Online/Ichwan)
Ketua PW Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah Hj Tazkiyyatul Muthmainnah (Foto: NU Online/Ichwan)

Semarang, NU Online 
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah Hj Tazkiyyatul Muthmainnah meminta kepada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) mendatangi siswa ke rumah-rumah untuk melakukan imunisasi MR.

 

"Ini perlu dilakukan, mengingat anak-anak banyak yang belum bisa masuk ke sekolah karena pandemi Covid-19," ujarnya, Kamis (10/9).

 

Hal itu diungkapkan terkait dengan rencana Dinas Kesehatan Kota Semarang akan melakukan tes imunisasi MR untuk para siswa SD dan MI. Iin panggilan akrabnya minta agar kegiatan tersebut tidak dilakukan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) melainkan di rumah siswa.

 

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Semarang ini mengkhawatirkan risiko bila para siswa SD dan MI datang ke Puskesmas. Sebab, yang datang di puskesmas kebanyakan orang sakit sedangkan di sekolah yang relatif steril, belum dibuka KBM tatap muka. 

 

"Saya dukung imunisasi MR untuk siswa SD dan MI. Namun jangan di puskesmas. Walau tempat dipisah, jadwal kedatangan siswa diatur dan pakai protokol kesehatan, tetap ada risiko," ujar Iin.

 

Penegasan Iin disampaikan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari orang tua siswa yang anaknya mendapatkan jadwal imunisasi melalui surat dari Puskesmas Tlogosari Wetan. 

 

Disampaikan, surat yang ditandatangani Kepala Puskesmas Tlogosari Wetan dokter Veronika Melita Kurniawati itu berisi jadwal Imunisasi MR untuk siswa SD dan MI se-Kecamatan Pedurungan. Mereka diminta datang ke Puskesmas tersebut. 

 

"Faktor yang harus diperhatikan adalah kesehatan dan keselamatan siswa. Kita wajib melindungi anak-anak dari risiko terpapar virus Covid-19 dengan meminimalisasi interaksi dengan banyak orang di fasilitas umum," ujar dia.

 

Iin yang berlatar pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat ini meminta agar petugas Puskesmas datang melayani siswa. "Sebaiknya layani siswa dengan mendatangi rumahnya," pungkasnya.

 

Kontributor: Ichwan
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile