Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
PEDULI COVID-19

Kasus Covid-19 Meningkat, Menag Minta Masyarakat Beribadah di Rumah

Kasus Covid-19 Meningkat, Menag Minta Masyarakat Beribadah di Rumah
Ilustrasi virus Corona (Covid-19).
Ilustrasi virus Corona (Covid-19).

Jakarta, NU Online
Seiring dengan meningkatkanya kasus positif Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia, Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau umat beragama di wilayah dengan kasus tinggi atau zona merah untuk membatasi beraktivitas di luar, dan melaksanakan ibadah di rumah. 


"Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan Pemda dan Gugus Tugas. 
Mari, sama-sama kita patuhi arahan Pemda dan Gugus Tugas. Semoga pandemi ini segera berakhir," tuturnya.


Menag juga mengajak umat beragama menjadi teladan disiplin mematuhi penerapan protokol kesehatan. Menurut dia, tugas seorang hamba Tuhan adalah mewujudkan kemaslahatan bagi sesama.


“Karenanya, kepatuhan dan disiplin terhadap protokol kesehatan harus diyakini sebagai bagian dari wujud pelaksanaan ajaran agama. Teladan itu akan memberi kontribusi besar dalam menghadapi pandemi Covid-19 di negeri kita," ujarnya dalam siaran pers yang diterima NU Online, Jumat (11/9).


Menag pun mencontohkan kepatuhan penduduk Syam terhadap pesan Gubernur Amru bin Ash saat dilanda wabah Tha'un dalam sejarah Islam. Menurut Amru bin Ash, wabah  bagaikan api yang menjilat dan bisa membakar siapa saja.


“Karenanya, harus dijauhi hingga api itu padam. Arahan ini dipatuhi penduduk Syam hingga wabah Tha'un hilang,” tegasnya.


Kisah kepatuhan serupa juga banyak disampaikan tokoh agama. Sehingga menurut Menag, mematuhi anjuran tokoh agama dan pemerintah untuk tetap di rumah serta menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi adalah bentuk kesalehan sosial sebagai umat beragama sekaligus tanggung jawab sebagai warga negara.


"Sebagai umat beragama, kita perlu mengutamakan menjaga keselamatan jiwa atau hifdzu an-nafs. Menjaga keselamatan jiwa merupakan salah satu substansi dan kewajiban utama dalam beragama," tandasnya.


Sebagai informasi, berdasarkan data dari Covid19.go.id, sampai Kamis (10/9) pukul 12.00 WIB terdapat penambahan 3.861 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Ini merupakan rekor tertinggi dalam sehari yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kini menembus angka 200 ribu yakni sebesar 207.203 orang.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Musthofa Asrori

BNI Mobile