Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Muslimat NU Jakarta Utara Terus Sosialisasikan 3M Cegah Covid-19

Muslimat NU Jakarta Utara Terus Sosialisasikan 3M Cegah Covid-19
Muslimat NU Jakarta Utara harus terus bergerak dan akan selalu mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah dalam melawan Covid-19. (Foto: Dok Istimewa)
Muslimat NU Jakarta Utara harus terus bergerak dan akan selalu mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah dalam melawan Covid-19. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, NU Online

Ketua ​​​​​​​Cabang Muslimat NU Jakarta Utara Hj Khulwatin Sy'fiah mengatakan kadernya aktif berperan dalam pencegahan Covid-19. Di antaranya dengan menyosialisasikan penerapan 3 M meliputi mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

 

Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi arahan Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko saat menghadiri pelantikan dan rapat kerja pertama Muslimat NU Jakarta Utara di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara yang bertemakan 3 M: Mandiri, Manfaat dan Mengakar, itu berlangsung Sabtu (12/9).

 

Pada kesempatan itu, Wali Kota mendorong Muslimat NU Jakarta Utara dapat menebarkan 3 M kepada masyarakat.

 

Hj Khulwatin Sya’fi’ah menanggapi 3 M memang harus dilaksanakan dengan baik. "Muslimat NU tidak bisa tinggal diam. Muslimat NU Jakarta Utara harus  terus bergerak dan akan selalu mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah dalam melawan Covid-19," imbuhnya.

 

Jika pemerintah punya 3 M, maka Muslimat NU sudah menjalankan dengan baik 3 M pemerintah dengan Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. 

 

Perumusan program kerja

Hj Khulwatin menuturkan bahwa tujuan dari adanya pelantikan dan rapat kerja memiliki tiga tujuan. Ketiganya yaitu konsolidasi organisasi, merumuskan program kerja Muslimat NU Jakarta Utara, dan membuat strategi khusus dalam menghadapi pandemi ini.


"Ada tiga kunci dalam acara ini yaitu 3 M (Mandiri, Manfaat dan Mengakar) sebagaimana firman Allah dalam surah Ibrahim ayat 24-25 yaitu. Artinya, "Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat," beber Hj Khulwatin.


Dengan 3 M ini Muslimat NU Jakarta Utara diharapkan bisa mandiri, manfaat dan mengakar. Mandiri artinya Muslimat NU harus bisa berdiri sendiri. Muslimat NU tidak berpolitik praktis tetapi Muslimat NU mempunyai tanggung jawab politik, oleh karenanya kita harus mandiri.

 

M yang kedua dan ketiga adalah manfaat dan mengakar, kehadiran Muslimat NU harus bisa dirasakan manfaatnya dan hadir bukan hanya pada sebagian masyarakat tetapi juga pada seluruh masyarakat Indonesia. Tujuannya juga agar masyakarat mengerahui siapa Muslimat NU, apa programnya, dan apa amalannya dan dapat dirasakan hadir oleh masyarakat.

 

Ketua MNU Jakaut mengajak anggotanya mengucapkan yel-yel Muslimat NU Jakarta Utara. "Muslimat NU mandiri, Muslimat NU Manfaat, Muslimat NU Mengakar," teriaknya.

 

Kontributor: Intan Zakiyyah

Editor: Kendi Setiawan

BNI Mobile