Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Dinyatakan Sehat, 80 Santri Pesantren Darussalam Ikuti Wisuda Penyintas Covid-19

Dinyatakan Sehat, 80 Santri Pesantren Darussalam Ikuti Wisuda Penyintas Covid-19
Selama dua pekan ke depan, mereka yang telah dinyatakan sehat itu tetap akan mendapat pengawasan kesehatan. (Foto: pesantren darussalam).
Selama dua pekan ke depan, mereka yang telah dinyatakan sehat itu tetap akan mendapat pengawasan kesehatan. (Foto: pesantren darussalam).

Jakarta, NU Online

Seluruh santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sehat setelah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang berakhir pada Ahad (13/9).


“Setelah masa karantina selesai, secara bertahap para santri akan dipindahkan ke asrama masing-masing dengan memegang protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Pesantren Darussalam Hj Nihayatul Wafiroh dalam rilis pihak pesantren.


Kemudian selama dua pekan ke depan, mereka yang telah dinyatakan sehat itu tetap akan mendapat pengawasan kesehatan secara rutin dari tenaga kesehatan sehingga santri belum dapat dijenguk atau dijemput untuk pulang.


“Kami akan memberi info lebih lanjut kepada wali santri untuk kepastian jadwal kunjungan santri. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses karantina santri dan mohon maaf atas segala kekhilafan yang terjadi,” kata Hj Nihayah yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini.


Wisuda Penyintas Covid-19

Sebelumnya, pada Sabtu (5/9) lalu, 80 santri yang berhasil sembuh dari Covid-19 tersebut melaksanakan Wisuda Penyintas Covid-19. Prosesi wisuda dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penanganan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Moh Budi Hidayat.


“Penyelenggaraan wisuda itu diadakan sebagai wujud syukur sekaligus penyemangat Dewan Pengasuh Pesantren dalam menangani pandemi. Kami akan tetap melaksanakan karantina lokal sampai beberapa hari ke depan sampai seluruh santri benar-benar dinyatakan negatif,” kata Ninik, demikian Hj Nihayatul Wafiroh itu akrab disapa.


Ia menambahkan bahwa dukungan terus bertambah, mulai dari pesantren lain sampai simpatisan. Dukungan tersebut diwujudkan berupa bantuan sembako hingga pengiriman video singkat untuk memberi semangat kepada pihak pesantren.


Bahkan, dukungan dan apresiasi pun datang dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat meninjau lokasi dapur umum pesantren, pada Sabtu (12/9) kemarin. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam penanganan klaster pesantren ini.


Pewarta: Aru Elgete

Editor: Alhafiz Kurniawan

BNI Mobile