Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

KH Taufik Damas: Kajian Aswaja NU di Jakarta Butuh Sesi Khusus di Luar Majelis Taklim

KH Taufik Damas: Kajian Aswaja NU di Jakarta Butuh Sesi Khusus di Luar Majelis Taklim
KH Taufik Damas sedang menyampaikan materi keaswajaan di Pesantren As-Sholihin Al-Abror, Rorotan, CiIincing, Jakarta Utara, Ahad (13/9) pagi.
KH Taufik Damas sedang menyampaikan materi keaswajaan di Pesantren As-Sholihin Al-Abror, Rorotan, CiIincing, Jakarta Utara, Ahad (13/9) pagi.

Jakarta, NU Online

Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Taufik Damas mengatakan, kajian aswaja NU dan wawasan kebangsaan di Jakarta memang memerlukan forum sendiri. Kajian aswaja NU dan wawasan kebangsaan tidak cukup maksimal untuk dibahas pada forum pengajuan dan majelis taklim yang diadakan di Jakarta.


Demikian disampaikan Kiai Taufik ketika mengapresiasi pelaksanaan Madrasah Pengetahuan Dasar (MPD) Aswaja dan Kebangsaan yang diselenggarakan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Rorotan di Pondok Pesantren Ash-Sholihin Al-Abror, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Ahad, (13/9).


Kiai Taufik Damas yang juga alumnus Universitas Al-Azhar mengatakan, kajian aswaja an-nahdliyah dan wawasan kebangsaan tidak memungkinkan untuk disampaikan pada forum-forum pengajian dan majelis taklim di Jakarta karena keterbatasan waktu dan lain hal. 


“Paham aswaja agak sulit disampaikan secara lengkap kalau di forum-forum penggajian. Maka acara MPD ini harus diperbanyak agar masyarakat benar-benar tahu apa itu NU,” kata Kiai Taufik.


Program MPD Aswaja dan Kebangsaan diinisiasi dan diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Program ini telah berjalan dengan 10 angkatan sejak akhir Februari 2019. Program kaderisasi dasar ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.30 WIB.


Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar pengurus NU di tingkat ranting untuk membekali wawasan kebangsaan dan nilai-nilai ke-NUan masyarakat.


“MPD seharusnya diperbanyak oleh MWCNU dan Ranting NU di Jakarta. Ini penting untuk memberikan penjelasan tentang paham aswaja kepada masyarakat,” kata Kiai Taufik Damas.


Rais Syuriyah PRNU Rorotan Kiai Ahmad Mukhlis Fadlil mengatakan, program madrasah dasar aswaja dan kebangsaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman keaswajaan dan wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air, meneguhkan NU di tingkat bawah, dan menyiapkan kader-kader loyal NU.


“Pemateri program ini berasal dari pengurus harian PWNU, PCNU, dan PRNU setempat. Sedangkan 80 kuota peserta terdiri atas mahasiswa, mahasiswi, karang taruna, Muslimat, dan masyarakat umum,” kata Kiai Mukhlis Fadlil yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Ash-Sholihin Al-Abror.


Pewarta: Alhafiz Kurniawan

Editor: Abdullah Alawi

BNI Mobile