Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Umrah dan Shalat di Masjidil Haram Harus Pakai Aplikasi Etamarna

Umrah dan Shalat di Masjidil Haram Harus Pakai Aplikasi Etamarna
Masjidil Haram Makkah. (Foto: Haramain)
Masjidil Haram Makkah. (Foto: Haramain)

Jakarta, NU Online
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi berencana membuka kembali kegiatan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah. Keputusan ini akan diikuti oleh beberapa kebijakan dan peraturan ketat untuk memastikan kesehatan para jamaah selama beribadah.


Kebijakan ini juga dilakukan secara bertahap melihat kondisi dan situasi pandemi yang sampai saat ini belum mereda. Untuk mengatur dan memudahkan para jamaah, pihak otoritas Masjidil Haram juga sudah menyiapkan aplikasi berbasis android dan iOS bernama Etamarna.


Dikutip dari laman Haramain, aplikasi ini akan segera tersedia mulai 27 September 2020. Etamarna menjadi aplikasi pendaftaran bagi jamaah yang akan melaksanakan umrah, shalat di Masjidil Haram, dan masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah.


Setelah mengunduh aplikasi, jamaah kemudian mengisi data lengkap dan memilih tanggal yang tersedia untuk umrah, shalat di Masjidil Haram, atau masuk ke Raudhah. Pendaftaran melalui aplikasi ini menjadi keharusan selain jamaah harus bebas dari Covid-19.


Setelah memiliki izin, jamaah bisa menuju salah satu pusat transportasi dan berkumpulnya jamaah yang akan melakukan ibadah umrah di Makkah. Titik pusat transportasi ini akan diumumkan pada saatnya nanti.


Selanjutnya, para jamaah bisa menunjukkan izin yang sudah didapat dari aplikasi Etamarna kepada petugas yang berada di pusat transportasi. Para jamaah hanya bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan izin waktu yang dimilikinya.


Jamaah juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan ketat sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di antaranya wajib mengenakan masker.


Jika sudah lengkap, jamaah berangkat menggunakan moda transpostasi yang sudah ditentukan untuk jamaah di pusat transportasi tersebut.


Sesampainya di Masjidil Haram, jamaah bisa melaksanakan ibadah seperti thawaf, sai, dan shalat. Setelah selesai beribadah, jamaah harus kembali ke kendaraan yang sudah ditentukan meeting poin-nya.


Jamaah bisa tinggal di sejumlah hotel yang ada di Makkah dan bisa melaksanakan ibadah di Masjidil Haram sesuai waktu yang tersedia di aplikasi Etamarna.


Bukan hanya jamaah umrah, penduduk Makkah juga harus mendaftarkan diri melalui aplikasi Etamarna jika ingin shalat di Masjidil Haram sesuai dengan waktu yang tersedia.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Musthofa Asrori


 

BNI Mobile