Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
HARI SANTRI 2020

Pembangunan NU Center Buka Rangkaian Hari Santri 2020 di Semarang

Pembangunan NU Center Buka Rangkaian Hari Santri 2020 di Semarang
Peletakan batu pertama pembangunan 'NU Center' Kota Semarang (Foto: NU Online/Rifqi Hidayat)
Peletakan batu pertama pembangunan 'NU Center' Kota Semarang (Foto: NU Online/Rifqi Hidayat)

Semarang, NU Online

Peletakan batu pertama pembangunan NU Center Kota Semarang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Tahun 2020 yang dihelat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang. 

 

"Peletakan batu pertama ini menjadi acara pembuka rangkaian kegiatan Hari Santri yang diadakan PCNU Kota Semarang," kata Ketua PCNU Kota Semarang H Anashom di lokasi NU Centre Semarang, Kelurahan Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/9).

 

Dikatakan, NU Center Semarang bakal menjadi tempat kegiatan manasik haji, pelatihan kerja, pendidikan dan pelatihan kader, sekolah, pesantren, dan sebagainya. "Kita akan membuat maket NU Center. Jadi biar lebih jelas bentuk bangunan SMK dan pesantren yang akan kita bangun nanti. Rencananya juga membangun rusunawa dan sudah MoU dengan Kemenakertrans," bebernya.

 

Disampaikan, menyambut hari santri, PCNU Kota Semarang telah menyiapkan beberapa agenda kegiatan yakni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) dan diwarnai dengan perlombaan. 

 

"Beberapa kegiatan lain yakni Lomba Virtual Santri, Lomba Diskusi Anti Radikalisme antar MWCNU, Pelatihan Ruqyah, Pelatihan Penentuan Arah Kiblat, dan Apel Hari Santri," bebernya.

 

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Wali Songo Semarang juga menyebut menjelang satu abad NU, Hari Santri menjadi momen yang tepat untuk mendorong para pengurus NU dan badan otonom (Banom) di semua tingkatan semakin giat dalam usaha menyukseskan sensus warga NU. 

 

"Usia NU hampir mencapai satu abad, karena itu saya minta pendataan warga NU ini segera dikebut. Warga NU harus punya Kartanu," pesannya.

 

 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang memulai peletakan batu pertama mengaku bangga dengan perjuangan NU di kota yang ia pimpin. 

 

“Saya sebagai santri NU merasa bangga dengan suka duka perjuangan NU. Hari ini mari kita bedoa bersama-sama agar NU semakin memberikan sumbangsih yang besar pada bangsa ini, wabil khusus Kota Semarang,” katanya.

 

Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu juga mengaku bangga dilibatkan dalam setiap perkembangan di tubuh NU. Bahkan, Hendi yang cuti per hari ini (25/9) karena mencalonkan kembali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang itu juga berjanji akan mendukung penuh program-program PCNU Kota Semarang.

 

“Monggo jika ada program yang perlu kita bicarakan, kita bicarakan. Insyaallah jika diberi kemampuan akan kami dukung,” tegasnya.

 

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman yang juga hadir dalam kesempatan itu menyatakan kepeduliannya dalam membantu program-program NU, terutama di bidang pendidikan. Menurutnya, pembangunan SMK dan pesantren di lahan yang luasnya kurang lebih 11.500 meter persegi itu sesuai dengan kosennya saat ini.

 

“Kebetulan Ngaliyan yang notabene dapil (daerah pemilihan) saya ketempatan pembangunan NU Center. Dengan ini secara moral pasti saya harus terlibat. Apalagi di sini akan dibangun SMK dan pondok,” ucapnya.

 

Peletakan batu pertama dimulai dengan mujahadah yang didoakan para sesepuh PCNU Semarang dan Rais PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail.

 

Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile