Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Gali Akar Tradisi Nusantara, MAC UI Gelar Kegiatan Seni Budaya

Gali Akar Tradisi Nusantara, MAC UI Gelar Kegiatan Seni Budaya
Makara Art Center Universitas Indonesia. (Foto: @uiartcenter)
Makara Art Center Universitas Indonesia. (Foto: @uiartcenter)

Jakarta, NU Online

Makara Art Center Universitas Indonesia (MAC UI) dan Forum Kebangsaan UI berkolaborasi dengan akuIndonesia, Kulturina, dan Sultan TV menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya bertajuk “Nusantara Berkisah.”


Kegiatan dapat disaksikan secara daring pada Rabu (30/9), pukul 19.00 – 21.00 melalui kanal Youtube Makara Art Center UI juga di channel Sultan TV.


Nusantara Berkisah mengangkat tema keberagaman dan kebhinekaan Indonesia yang akan dikemas dengan pagelaran seni dan dialog kebangsaan dengan mengikuti protokol kesehatan.


Nusantara Berkisah merupakan kolaborasi antara sivitas akademika UI dengan stakeholder, artis dan para seniman nasional, serta para intelektual, budayawan, dan pelaku budaya baik dari kalangan kampus UI maupun dari luar kampus UI.


Pada pagelaran perdana ini menghadirkan Anggota Komisi I DPR RI TB. Hasanuddin dan Budayawan Eros Djarot dalam sesi dialog kebangsaan, yang dipandu oleh Trie Utami dan Ngatawi Al-Zastrow (Ketua MAC UI).


Sementara pada sesi pembacaan puisi dibawakan oleh Lili Thahjandari (Dosen UI), serta menampilkan pentas kesenian tari disuguhkan oleh Liga Tari UI.


Ketua MAC UI Ngatawi Al-Zastrouw mengutarakan, di era pandemi seperti sekarang ini, kita perlu menggali nilai-nilai tersebut untuk dijadikan sabuk pengaman yang bisa memperkuat daya tahan masyarakat baik secara sosial maupun ekonomi dalam menghadapi ancaman krisis.


Melalui kegiatan ini, Zastrouw dan pihaknya ingin mengeksplorasi nilai-nilai, tradisi, adat istiadat, dan budaya Indonesia yang baik, yang bisa direaktualisasi kembali pada konteks masa kini.


“Sehingga kekayaan budaya yang kita miliki ini dapat dijadikan sumber untuk kita melakukan rekonstruksi di dalam menjawab permasalahan di tengah masyarakat,” ujar Zastrouw kepada NU Online, Senin (28/9).


Zastrouw juga menyebutkan banyak sekali nilai-nilai tradisi yang relevan dengan realitas kekinian, seperti solidaritas, pluralisme, toleransi dan sebagainya.


“Keberagaman yang ada dan bisa dipertahankan hingga saat ini menunjukkan kuatnya nilai tersebut, dan itu semua bersumber dari tradisi yang dimiliki oleh bangsa Nusantara,” jelasnya.


Event ini akan dilaksanakan sebulan sekali. Selain untuk menggali nilai-nilai budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia, acara ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan khasanah kebudayaan Nusantara kepada generasi muda.


Sekaligus merangsang generasi penerus bangsa untuk berkreasi melakukan aktualisasi, rekonstruksi, dan inovasi budaya Nusantara. Selain itu, kegiatan ini akan menyajikan gambaran kerukunan di tengah keberagaman suku dan budaya Indonesia kepada masyarakat.


Pewarta: Fathoni Ahmad

Editor: Muchlishon

BNI Mobile