Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Penyelesaian Pembangunan Gedung RSINU Demak Molor Dua Bulan

Penyelesaian Pembangunan Gedung RSINU Demak Molor Dua Bulan
Gedung baru RSINU Demak Jateng direncanakan Januari 2021 selesai (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Gedung baru RSINU Demak Jateng direncanakan Januari 2021 selesai (Foto: NU Online/Samsul Huda)

Demak, NU Online

Akibat pandemi Covid-19 kegiatan pembangunan gedung utama Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak, Jawa Tengah dijadwal ulang (rescheduling) sehingga penyelesainnya molor hingga dua bulan.

 

Ketua Yayasan Hasyim Asy'ari KH Aminuddin mengatakan, pembangunan gedung RSINU Demak yang dimulai sejak April lalu semula dijadwalkan akan selesai dalam waktu delapan bulan, tepatnya November mendatang, namun karena pandemi Covid-19 yang belum bisa dihentikan pembangunanya molor dua bulan.

 

"Pelaksana pembanguna sudah berkoordinasi dengan Yayasan Hasyim Asy'ari selaku pengelola RSINU Demak. Setelah dilakukan perhitungan proses pembangunan membutuhkan perpanjangan waktu karena pandemi, dijadwalkan  akan selesai pada bulan Januari 2021," kata kiai Aminudin kepada NU Online di Kantor PCNU Demak, Rabu (30/9).

 

Menurutnya, akibat pandemi Covid-19 memunculkan kendala di sektor  transportasi, pengiriman sejumlah barang dan bahan yang dibutuhkan dari suplaiyer di luar kota tidak bisa datang di lokasi tepat waktu, akibatnya mengganggu jadwal kegiatan pembangunan yang semula sudah disiapkan dengan rapi.

 

"Kendala ini bisa segera diatasi dengan menjadwal ulang kegiatan pembangunan. Di sisi lain molornya penyelesaian pembangunan juga tidak sampai mengganggu aktivitas layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat," jelasnya. 

 

Dikatakan, selama aktivitas pembangunan berjalan, proses layanan kesehatan baik rawat jalan maupun rawat inap tetap berjalan normal.

 

Hanya saja tentu kenyamanan pasien, terutama pembezuk pasien rawat inap agak terganggu dan hal ini sudah dikomunikasikan dengan baik, sehingga semuanya sama-sama memakluminya.

 

"Gedung utama dibangun dengan biaya sebesar Rp28 miliar ini realisasi pembangunannya sudah mencapai 50 persen lebih dan sebagian sudah dapat digunakan untuk melayani pasien yang membutuhkan perawatan di poliklinik, laboratorium, radiologi, farmasi, dan instalasi gawat darurat (IGD)," tutur Kiai Aminudin yang juga Ketua PCNU Demak ini.

 

Direktur RSINU Demak dr H Abdul Aziz mengatakan, gedung yang sedang dibangun ini berlantai tiga, total luas lantainya 6.000 meter persegi. Pemanfaatannya untuk fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD), Radiologi, dan Laboraturium  untuk lantai pertama.

 

"Lantai kedua untuk poliklinik berbagai macam penyakit, unit rawat jalan, dan perkantoran. Sedangkan lantai tiga untuk fasilitas rawat inap berbagai kelas, termasuk VIP dan VVIP," bebernya.

 

Disampaikan, untuk area parkir, pihak rumah sakit dan BKM Demak telah bersepakat untuk mengelola areal parkir itu dengan menambah berbagai macam fasilitas, di antaranya pusat kuliner dan taman bermain anak-anak yang terjamin sisi kualitas higinis, kebersihan, maupun kesehatannya.

 

"Fasilitas ini akan menambah kenyamanan para pengunjung pasien yang sedang menjalani perawatan rawat inap atau menunggu giliran antri pelayanan rawat jalan," pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile