Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Hari Santri PCNU Jakpus Adakan Lomba dan Bedah Film

Hari Santri PCNU Jakpus Adakan Lomba dan Bedah Film
Beberapa lomba yang diadakan dikemas dalam 'NU Got Talent', yaitu lomba pidato, membawakan musik Islami, dan film pendek.
Beberapa lomba yang diadakan dikemas dalam 'NU Got Talent', yaitu lomba pidato, membawakan musik Islami, dan film pendek.

Jakarta, NU Online

Menjelang Peringatan Hari Santri 2020, PCNU Jakarta Pusat mengagendakan menggelar beberapa perlombaan.

 

Ketua Panitia Peringatan Hari Santri PCNU Jakpus, Farhan Maksudi mengatakan jika biasanya Hari Santri dilakukan secara langsung dengan dengan mengumpulkan massa yaitu pawai bersama dan pengajian akbar, pada tahun ini NU Jakarta Pusat akan melaksanakan perlombaan secara online.

 

"Lomba ini mulai tanggal 1 Oktober sampai tanggal 22. Dan dibuka untuk umum, untuk para santri dan pemuda se-Indonesia," kata Farhan, Senin (12/10).

 

Terkait persyarat yakni peserta umum, usia 15-35 tahun, durasi video 3-5 menit untuk lomba pidato dan musik Islami, dan 5-7 menit untuk film pendek. Lalu, secara umum video tidak boleh mengandung unsur politik, sara, pornografi, dan hoaks.

 

Peserta lomba 'NU Got Talent' yang ikut nantinya akan berkreasi sendiri di tempatnya masing-masing dan hasil kreasinya diunggah di akun sosial medianya pribadi dengan men-tag akun sosial media PCNU Jakpus, lalu mengirimkan videonya ke e-mail jakartapusatpcnu@gmail.com paling lambat 22 Oktober 2020.


Para pemenang akan mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan. Untuk informasi perlombaan, peserta bisa menghubungi 0858-8465-5079 (Caca), 0838-7604-4468 (Umi), 0857-1788-6061 (Hanum). 

 

Selain perlombaan juga dilakukan pembacaan 1 juta Shalawat Thibbil Qulub, serta Bedah Film Resolusi Jihad NU yang akan dilaksanakan pada puncak Peringatan Hari Santri PCNU Jakpus yaitu tanggal 31 Oktober. 
 

 

Jaga protokol kesehatan

Ketua PCNU Jakarta Pusat Gus Syaifuddin mengatakan melalui Hari Santri ini mari kita kembali membuka lembaran sejarah, bahwa santri juga ikut andil dan telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut. Dan, para santri hari ini wajib untuk terus meneruskan perjuangannya. 

 


"Dengan slogan yang dicetuskan RMI PBNU Santri Sehat Indonesia Kuat dengan logo Ayo Mondok Pakai Masker, semoga menjadi bagian jihad santri dalam menjaga kesehatan di Indonesia," jelasnya.
 

Editor: Kendi Setiawan
​​​​​​​Editor: Alhafiz Kurniawan

BNI Mobile