Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
HARI SANTRI 2020

Bupati Pringsewu Pimpin Gowes Santri Sarungan Hari Santri 2020

Bupati Pringsewu Pimpin Gowes Santri Sarungan Hari Santri 2020
Tampak peserta Gowes Santri Sarungan tengah melintas di jalan menuju Kantor PCNU Prngsewu, Lampung. (Foto: NU Online/Faizin))
Tampak peserta Gowes Santri Sarungan tengah melintas di jalan menuju Kantor PCNU Prngsewu, Lampung. (Foto: NU Online/Faizin))

Pringsewu, NU Online
Gowes Santri Sarungan dalam rangka Hari Santri 2020 Kabupaten Pringsewu, Lampung berlangsung khidmah dan meriah. Kegiatan yang mengambil start di Komplek Makam KH Ghalib Pringsewu Barat ini dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu KH Sujadi.


Sebelum gowes dimulai, bupati dan beberapa ulama serta peserta gowes melaksanakan tahlil dan doa bersama di makam KH Ghalib. Doa untuk ulama pejuang yang juga santri Khadratussyekh KH Hasyim Asy'ari ini dipimpin oleh KH Hambali, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pringsewu.


"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim mari kita mulai Gowes Santri Sarungan dalam rangka Hari Santri. Mudah-mudahan kita senantiasa diberi kesehatan dan bisa melanjutkan perjuangan para ulama. Santri sehat, Indonesia kuat," ucapnya.


Rute yang ditempuh gowes ini sepanjang 8 kilometer menuju komplek kantor NU Pringsewu di Kecamatan Pagelaran. Dalam situasi pandemi saat ini, panitia membatasi peserta sekitar seratus orang  untuk menjaga protokol kesehatan.


"Rute ini kita ambil sebagai simbol bahwa Nahdlatul Ulama tidak akan terlepas dhahir dan batin dengan para ulamanya. Keberadaan kita saat ini merupakan washilah perjuangan mereka. Jangan sampai kita jauh dari para ulama," kata Ketua Panitia Hari Santri Pringsewu, H Munawir.

 

Rute Perjalanan Gowes Santri Sarungan


Setelah menempuh perjalan sekitar 1 jam lebih, sampailah para peserta di kantor NU. Di lokasi, para peserta disambut dengan aneka jajanan pasar, air minum, dan puluhan tumpeng. Makanan ini adalah kreasi dari Muslimat dan Fatayat NU untuk diperlombakan dan nikmati bersama-sama.


"Tumpeng ini merupakan wujud dan simbol rasa syukur kita atas adanya Hari Santri. Kita sudah menyiapkan hadiah untuk tumpeng terbaik dan juga aneka doorprize untuk peserta," kata Munawir.


Ada sepuluh tumpeng yang diperlombakan dan mewakili sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu ditambah satu dari Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pringsewu.

 

Suasana Lomba Tumpeng PC Muslimat NU Pringsewu


Setelah penilaian, tumpeng dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Pardasuka berhasil menjadi juara pertama disusul tumpeng karya Muslimat  NU Kecamatan Pagelaran sebagai juara kedua dan dari Kecamatan Gadingrejo sebagai juara ketiga.


Pada hari tersebut, di komplek gedung NU berlantai tiga ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan lainnya seperti pelantikan Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) di lantai satu aula dan pameran keris di lantai dua. Suasana sangat semarak dan menjadikan kegiatan hari santri begitu meriah di tengah pandemi.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile