IMG-LOGO
Warta
TERKAIT RENCANA KENAIKAN HARGA BBM

PBNU Kirim Surat ke Presiden Yudhoyono

Senin 19 Mei 2008 07:40 WIB
PBNU Kirim Surat ke Presiden Yudhoyono
Malang, NU Online
Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Senin (19/5), akan mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat ini.

"Masukan-masukan (komunikasi) secara pribadi sudah kami sampaikan dan lewat media melalui wawancara juga sudah, tetapi belum ada respon, sekarang tinggal lewat surat yang belum dan rencananya Senin besok kami kirimkan," kata Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi di Pesma Al-Hikam Malang, Ahad kemarin.<>

Menurut Hasyim, kalau tidak bisa dibatalkan, paling tidak harus ditunda dulu sambil mencari langkah-langkah yang solutif dan efisien berikut mencermati poin-poin anggaran mana saja yang bisa dihemat untuk menutup kebutuhan APBN.

Selain itu, katanya, pemerintah juga harus "fair" pada masyarakat luas serta menjelaskan kondisi riil yang ada, tidak hanya memberikan alasan pemberian subsidi BBM itu yang dinilainya hanya menguntungkan orang-orang kaya saja. "Pandangan itu hanya pandangan sementara saja," tegasnya.

Ia mengakui, DPR dan pemerintah adalah satu unit dan harus memiliki suara yang sama, sebab sampai saat ini juga belum ada kesamaan pendapat (persetujuan) dari DPR. Padahal, para wakil rakyat ini yang membuat anggaran.

"Kalau satu kesatuan unit saja salah satu di antaranya belum memberikan lampu hijau persetujuan bagaimana bisa dilaksanakan? Masyarakat kan jadi bertanya-tanya, DPR yang menyusun dan membuat anggaran saja belum menyatakan setuju atau tidak," katanya.

Oleh karena itu, kata pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam itu, pemerintah sebaiknya menunda dulu rencana menaikkan harga BBM tersebut bahkan kalau memang memungkinkan dibatalkan saja. (ant/dar)
Bagikan:
IMG
IMG