Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Respons Kondisi Terkini, Banser Se-Jawa Gelar Apel Kebangsaan

Respons Kondisi Terkini, Banser Se-Jawa Gelar Apel Kebangsaan
Ilustrasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU. (Foto: dok. istimewa)
Ilustrasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU. (Foto: dok. istimewa)

Jakarta, NU Online

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama berencana menggelar Apel Kebangsaan gang akan diikuti anggota Banser se-Pulau Jawa. Apel ini juga sebagai upaya merespons dinamika sosial-politik yang belakangan ini mencuat dan berpotensi memecah keutuhan bangsa. 


Apel yang akan digelar pada Ahad (29/11) secara virtual ini diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran seluruh elemen bangsa akan pentingnya makna persatuan dan kesatuan. 


Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, apel ini sengaja digelar karena adanya perbedaan pandangan sosial-politik dan keagamaan yang muncul akhir-akhir ini sehingga menyebabkan polarisasi di masyarakat.


"Jika kondisi ini tak diantisipasi sejak dini dan kurang disikapi dengan baik, maka sangat mungkin akan mengoyak tatanan persatuan bangsa," kata Gus Yaqut, berdasarkan rilis yang diterima NU Online, Jumat (27/11) pagi. 


Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Apel Kebangsaan itu bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa bahwa persatuan dan kesatuan dalam perbedaan pandangan politik atau agama harus dipertahankan.


Selain itu, Gus Yaqut mengingatkan pula kepada semua pihak bahwa dialog merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan bangsa. 


"Untuk itu, GP Ansor dan Banser mengimbau kepada semua pihak untuk menghindari aksi-aksi pemaksaan dan kekerasan demi kepentingan politiknya," tutur Gus Yaqut. 


Ia menegaskan, imbauan tersebut penting karena bangsa Indonesia juga akan memiliki pekerjaan besar, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang. Di tengah agenda demokrasi di masa pandemi ini, ia mendorong masyarakat untuk saling menjaga protokol kesehatan yang telah disepakati bersama. 


"Bukan malah merusaknya sehingga mengakibatkan penanganan Covid-19 kian banyak menghadapi kendala," imbuhnya. 


Terhadap kelompok-kelompok yang  berupaya mengacaukan bangsa Indonesia, Gus Yaqut mengingatkan agar segera menghentikan niatnya. Jika hal ini tak diindahkan, maka jutaan kader Banser siap membantu pemerintah untuk menghadapi para pengacau negeri ini. 


"Kepada para 'penumpang gelap' jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP Ansor dan Banser akan bersama-sama TNI dan Polri untuk melawan setiap bentuk upaya memecah belah persatuan dan kesatuan," tegas Panglima Tertinggi Banser ini. 


Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Sementara yang bertindak sebagai inspektur upacara pada Apel Kebangsaan ini adalah Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, sedangkan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas akan menyampaikan orasi kebangsaan. 


Adung, sapaan Sekjen Ansor, menambahkan peserta apel sifatnya terbatas karena hanya mengikutkan perwakilan dari masing-masing pengurus cabang dan wilayah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 


"Mereka mewakili 5 juta kader Banser yang ada di Pulau Jawa," jelas Adung.


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad

Posisi Bawah | Youtube NU Online