Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Kader Fatayat Padang Pariaman Dilatih Berwirausaha

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Kader Fatayat Padang Pariaman Dilatih Berwirausaha
Kader Fatayat Padang Pariaman mengikuti pembekalan kewirausahaan tenaga kerja mandiri melalui Pelatihan Pengolahan Ubi dan Pisang. (Foto: NU Online/Armaidi Tanjung)
Kader Fatayat Padang Pariaman mengikuti pembekalan kewirausahaan tenaga kerja mandiri melalui Pelatihan Pengolahan Ubi dan Pisang. (Foto: NU Online/Armaidi Tanjung)
Padang Pariaman, NU Online
Kemandirian ekonomi bagi kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dengan pelatihan kewirausahaan sangat penting dilakukan. Hal ini agar kader Fatayat NU mampu meningkatkan ekonomi keluarga.
 
Demikian dikatakan Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU bidang pengembangan perekonomian, Dewi Rohmawati ketika membuka pembekalan kewirausahaan tenaga kerja mandiri melalui Pelatihan Pengolahan Ubi dan Pisang, Senin (21/12).
 
Pelatihan yang diselenggarakan atas kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan PP Fatayat NU berlangsung hingga Rabu (23/12) di Korong Tembok Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
 
Dikatakan, melalui pembekalan ini diharapkan memberikan pemahaman terhadap kader Fatayat NU Padang Pariaman dan menumbuhkan jiwa kewirausahaannya. "Kegiatan ini sangat strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga. Karena itu, kepada peserta diminta untuk serius dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," kata Dewi.
 
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Sumatera Barat, Betri Murdiana menyebutkan, pembekalan kewirausahaan merupakan kegiatan kerjasama PP Fatayat NU dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang melaksanakan 82 titik di seluruh Indonesia. 
 
"Khusus Sumbar ada dua titik yang dilaksanakan. Yakni Kota Solok pada 18-20 Desember 2020 dan di Padang Pariaman 21-23/12). Di Solok dilakukan pelatihan pengolahan pembuatan kue basah dan kue kering. Sedangkan di Padang Pariaman, pengolahan ubi dan pisang. Masing-masing diikuti 20 orang peserta," kata Betri Murdiana.
 
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Padang Pariaman Dalisna menyebutkan, alasan diselenggarakannya pelatihan pengolahan ubi dan pisang karena bahan bakunya cukup banyak tersedia di Padang Pariaman. Potensi dan sumber bahan baku cukup tersedia sehingga diharapkan peserta mampu menghasilkan produk makanan yang berbasis ubi atau pisang.
 
Menurut Dalisna, pembekalan kewirausahaan bagi kader Fatayat NU sangat berarti dan penting untuk mendorong serta memotivasi kaum perempuan muda NU dalam berwirausaha. Apalagi di tengah wabah Covid-19 ini, peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga sangat diharapkan. "Mudah-mudahan dengan pembekalan ini mendorong kader Fatayat NU Padang Pariaman untuk mengembangkan usahanya," ucapnya didampingi Ketua Panitia, Desmawati
 
"Materi yang disampaikan pada pembekalan ini antara lain kewirausahaan, teknik pengolahan makanan dari ubi dan pisang, strategi berjualan online, dan ke-NU-an. Tampil sebagai narasumber dari PP Fatayat NU, praktisi makanan dari ubi Yudi Hermanto dari Kripik Sanjang Rizki Bukittinggi, praktisi jualan online Decky Fernando, dan A'wan PCNU Padang Pariaman," kata Dalisna.
 
Kontributor: Armaidi Tanjung
Editor: Syamsul Arifin 
Posisi Bawah | Youtube NU Online