Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kunjungi Tiap Cabang, IPNU Kalsel Dorong Pembentukan Anak Cabang dan Ranting

Kunjungi Tiap Cabang, IPNU Kalsel Dorong Pembentukan Anak Cabang dan Ranting
PW IPNU Kalsel saat menggelar pertemuan bersama PC IPNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
PW IPNU Kalsel saat menggelar pertemuan bersama PC IPNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Hulu Sungai Tengah, NU Online
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Selatan berkeliling mengunjungi pimpinan cabang di berbagai kabupaten/kota di provinsi setempat. Forum konsolidasi ini diselenggarakan secara bertahap selama 18-31 Desember 2020.


Kegiatan bertema “Melakukan Perbaikan Kader pada Kondisi yang Lebih Baik, Semakin Lebih Baik, dan Semakin Lebih Baik Lagi” ini berlangsung dalam tiga bagian. Bagian pertama mengunjungi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Alabio, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Kelua, dan Tabalong. Bagian kedua: Kabupaten Banjar, kota Banjarbaru, kota Banjarmasin dan kabupaten Baritokuala. Bagian ketiga: Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.


Ketua PW IPNU Kalsel Muhammad HS berharap silaturahim ke cabang-cabang IPNU se-Kalimantan Selatan tersebut menambah semangat berorganisasi. Menurutnya, pertemuan semacam ini penting sebagai bentuk perhatian PW IPNU kepada cabang-cabang di bawahnya.


Pihaknya mendorong masing-masing pimpinan cabang aktif mendirikan kepengurusan tingkat anak cabang (levelkecamatan) dan ranting (level desa/kelurahan). Di Kalimantan Selatan yang terdiri dari 11 kabupaten dan 2 kota, jumlahnya mencapai 153 kecamatan, 144 kelurahan, dan 1.864 desa.


“Target di pertengahan tahun 2021, semua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU tingkat kecamatan se-Kalimantan Selatan sudah terbentuk dan semua pimpinan ranting (PR) IPNU tingkat kelurahan dan desa se-Kalimantan Selatan sudah terbentuk di akhir tahun 2021,” kata Muhammad HS di sela pertemuan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (22/12). 


Muhammad HS juga mengingatkan bahwa pelajar saat ini sedang menghadapi era revolusi industri 4.0 dan bonus demografi pada tahun 2030. Kondisi ini mengharuskan semua orang beradaptasi dengan berbagai kemajuan ilmu dan teknologi. 


“Apalagi kondisi bangsa kita sedang dalam keadaan gejolak di mana-mana. Dengan memperkuat dan memberi pemahaman yang baik kepada kader-kader IPNU, diharapkan semua kader se-Kalimantan Selatan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan niat merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.


Pada akhir pertemuan di tiap kabupaten/kota, pihaknya meminta semua cabang membuat video dukungan kepada pemerintah untuk tetap menggalakkan protokol kesehatan guna memutus rantai penularan Covid-19, melawan hoaks, komitmen untuk tidak terprovokasi pihak-pihak yang mengancam kutuhan bangsa ini.


Kontributor: Novei Ahdiyat
Editor: Mahbib K
 

Posisi Bawah | Youtube NU Online