Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ansor Demak Minta Banser Teladani Karakter Sahabat Ansor di Zaman Rasulullah

Ansor Demak Minta Banser Teladani Karakter Sahabat Ansor di Zaman Rasulullah
Rakor Banser Demak, Jateng (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Rakor Banser Demak, Jateng (Foto: NU Online/Samsul Huda)

Demak, NU Online  

Sebagai kader inti dari Gerakan Pemuda Ansor, kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) harus selalu selalu berupaya meneladani karakter sahabat Ansor yang mendampingi Rasulullah SAW dalam mendakwahkan ajaran Islam.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Demak, Jawa Tengah Nurul Muttaqin mengatakan, meski sahabat Ansor sudah banyak berkorban dalam membantu perjuangan Nabi Muhammad SAW saat berhijrah ke Madinah namun tidak menuntut ketika terjadi peristiwa Fathul Makkah.

 

"Keikhlasan dan karakter sahabat Ansor di Madinah hendaknya dapat diteladani oleh Banser Demak," kata Nurul Muttaqin mengutip ceramah KH Bahauddin Nur Salim (Gus Baha) saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) III Banser Demak di Bulusari Sayung Demak, Kamis (31/12).

 

Disampaikan, kalau sahabat Ansor dulu mengawal perjuangan Nabi Muhammad SAW,  era sekarang Banser mengawal dan membentengi perjuangan para kiai dalam mewujudkan cita-cita perjuangan NU yang digelorakan para ulama pesantren pada tahun 1926.

 

"Banser Demak di era sekarang juga harus meneladani semangat dan karakter pada senior Banser terdahulu yang mencatat sejarah gemilang dalam mengawal perjuangan NU dan menyelamatkan NKRI dari ancamana pengkhianatan kekuatan komunisme atau PKI," tegasnya.

 

Dia menambahkan, nilai-nilai keteladanan sahabat Ansor saat mengawal perjuangan Rasulullah di Madinah dan para aktivis Banser yang menjadi pelaku sejarah perjuangan dalam mengawal NU dan NKRI di masa lalu sangat relevan untuk diaktualisasikan kembali.

 

"Terlebih sekarang saat memasuki tahun 2021 medan juang yang akan dilalui NU dan bangsa Indonesia semakin berat. Karena itulah  kehadiran dan peran Banser yang profesional, solid, ikhlas, dan selalu berada dalam posisi satu komando mutlak dibutuhkan," ucapnya.

 

Dikatakan, agar semangat itu tetap terpelihara dan terjaga maka konsolidasi organisasi menjadi pilihan utama Satkorcab Banser Demak. Melalui konsolidasilah kondisi riil kekuatan dan tantangan perjuangan bisa di ketahui.

 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Demak Teguh Ali Irfan kepada NU Online, Jumat (1/1) mengatakan, Banser sebagai kader inti atau kader Ansor pilihan akan selalu mengikuti dan mentaati arus perjuangan Ansor, NU, dan para kiai.

 

"Sebagai bagian dari NU, Banser dan Ansor akan selalu menyertai perjuangan NU dalam kondisi apapun," pungkasnya.

 

Kontributor: Muntoha Ihsan, Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

Posisi Bawah | Youtube NU Online