Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Keluarga Habib Ja’far Imbau Masyarakat Shalat Ghaib dan Tahlil di Rumah Masing-masing

Keluarga Habib Ja’far Imbau Masyarakat Shalat Ghaib dan Tahlil di Rumah Masing-masing
Keluarga almarhum Habib Ja’far bin Muhammad Al-Kaff. (Foto: Istimewa)
Keluarga almarhum Habib Ja’far bin Muhammad Al-Kaff. (Foto: Istimewa)
Jakarta, NU Online
Keluarga Habib Ja’far bin Muhammad Al-Kaff mengimbau masyarakat untuk tidak turut serta mengiringi pemakaman almarhum di Kudus, Jawa Tengah. Hal ini mengingat pandemi Covid-19 yang tidak menghendaki adanya kerumunan dan sesuai konsultasi pihak keluarga dengan pihak keamanan setempat, Kapolres dan Dandim.
 
“Kami keluarga mengimbau untuk para jamaah bisa melaksanakan shalat ghaib masing-masing di daerah masing-masing dan tahlil juga di daerah masing-masing mengingat jumlah muazin (pentakziah) sangat sangat dibatasi,” ujar Habib Umar Muthahar mewakili keluarga didampingi saudara-saudara kandung almarhum, yakni Habib Hamid bin Muhammad, Habib Ahmad bin Muhammad, Habib Ali Zainal Abidin bin Muhammad pada Jumat (1/1).
 
Ia memohon pengertian dari masyarakat untuk tidak menghadiri pemakaman. Hal demikian mengingat jumlahnya sangat terbatas. Shalat ghaib dan tahlil di rumah masing-masing juga akan tetap melimpahkan berkah.
 
“Mohon pengertiannya kepada para jamaah tanpa mengurangi rasa hormat. Insyaallah akan mendapatkan berkah dari beliau untuk tidak berkerumun pada saat datang, mengantarkan ke pemakaman. Jumlahnya akan sangat dibatasi,” lanjut habib asal Semarang, Jawa Tengah itu.
 
Habib Umar juga menegaskan bahwa shalat jenazah pun akan dilaksanakan keluarga dengan sangat terbatas.
 
Meskipun demikian, Habib Umar menyampaikan bahwa Habib Ja’far tidak memiliki penyakit apa-apa. Namun, situasi Pandemi Covid-19 yang masih fluktuatif ini mengharuskan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
“Kondisinya menuntut kita mengikuti peraturan yang ada untuk kemaslahatan bersama. Sekali lagi jangan ada yang memposting dan merekam rangkaian acara itu,” ujarnya.
 
Habib Umar pun kembali mengulangi pesan keluarga kepada masyarakat untuk dapat melaksanakan shalat ghaib dan tahlil di daerahnya masing-masing. “Sangat kami harapkan dengan tidak mengurangi rasa hormat shalat ghaib di daerah masing-masing dan tahlil di daerah masing-masing. Keluarga sangat menghargai semua itu dan menghaturkan terima kasih,” ujarnya.
 
Sebagaimana diketahui, Habib Ja’far Al-Kaff wafat di Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (1/1) sore. Jenazah diterbangkan ke Semarang untuk selanjutnya dimakamkan di Komplek Pemakaman Demaan, Kudus.
 
Pewarta: Syakir NF
Editor: Syamsul Arifin
 

 

Posisi Bawah | Youtube NU Online