Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Innalillahi, KH M Nuruddin A Rahman Wakil Rais NU Jatim Wafat

Innalillahi, KH M Nuruddin A Rahman Wakil Rais NU Jatim Wafat
KH M Nuruddin A Rahman, Wakil Rais PWNU Jatim. (Foto: NU Online/Tri)
KH M Nuruddin A Rahman, Wakil Rais PWNU Jatim. (Foto: NU Online/Tri)

Bangkalan, NU Online

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kali ini kabar duka datang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Adalah KH M Nuruddin A Rahman, wafat.

 

Kepastian meninggalnya Wakil Rais PWNU Jawa Timur tersebut sebagaimana disampaikan salah seorang keluarga, M Bakir Cholili ketika dikonfirmasi NU Online.

 

“Betul mas, kiai wafat malam ini setelah dirawat di rumah sakit di Surabaya,” katanya, Jumat (8/1) malam.   

 

Setiap harinya, KH M Nuruddin A Rahman adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Tanjung, Burneh, Bangkalan. Tercatat juga sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangkalan.

 

Menurut informasi yang diterima media ini, Kiai Nuruddin, sapaan keseharian almarhum, wafat usai mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya. Dikabarkan meninggal pada pukul 22.45 WIB.

 

Kiai Nuruddin memiliki kiprah yang demikian menonjol. Hal tersebut dibuktikan dengan pernah tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), serta Sekretaris Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura atau Bassra.

 

Sebelum beredarnya virus Corona, sangat intensif mengawal persidangan terkait penghinaan kepada NU dan Barisan Ansor Serbaguna atau Banser. Beberapa kali hadir dan memberikan keterangan.

 

Namanya kerap menghiasi media saat awal wacana industrialisasi Madura. Sejumlah tugas akhir berupa skripsi, tesis dan disertasi menjadikannya sebagai narasumber terkait hubungan agama dan negara. Dirinya termasuk kiai yang getol memberikan masukan dan pertimbangan kepada pemerintah soal bagaimana masa depan Madura yang memiliki empat kabupaten.

 

Jenazah disemayamkan di lingkungan Pesantren Al-Hikam, Tunjung, Burneh, Bangkalan.

 

Pewarta: Ibnu Nawawi​​​​​

BNI Mobile