Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Rais PBNU KH Afifudin Muhajir Bakal Dianugerahi Gelar Doktor HC UIN Semarang

Rais PBNU KH Afifudin Muhajir Bakal Dianugerahi Gelar Doktor HC UIN Semarang
Rais PBNU KH Afifudin Muhajir (Foto: NU Online)
Rais PBNU KH Afifudin Muhajir (Foto: NU Online)

Semarang, NU Online  

Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifudin Muhajir akan dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa  (DR HC) dari Universitas Islam Negeri ( UIN ) Walisongo. Upacara penganugerahan itu dijadwalkan Rabu (20/1) mendatang di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

 

Ketua Jurusan/Program Studi S-2 Pascasarjana  Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang Mahsun Mahfudz mengatakan, Kiai Afifudin dianugerahi gelar Dr Hc dalam bidang ilmu fiqih/ushul fiqh pada Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Walisongo.

 

"Semula agenda ini akan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2020 lalu, namun karena pertimbangan masih dalam suasana pandemi Covid-19 agendanya dijadwal ulang," kata Mahsun yang juga koordinator kesekretariatan upacara penganugerahan ini kepada NU Online di Semarang, Senin (11/1).

 

Disampaikan, setelah agenda dijadwal ulang, senat perguruan tinggi UIN Walisongo akhirnya memutuskan penganugerahan itu dijadwalkan 20 Januari mendatang. Pelaksanaannya akan mengikuti ketentuan prosedur protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

 

"Agenda penganugerahan gelar doktor kehormatan (Doctor Honoris Causa) kepada Kiai Afifudin ini akan dilaksanakan dalam sidang senat terbuka yang dipimpin rektor UIN Walisongo Prof KH Imam Taufiq di Auditorium  II Kampus III, Jl Prof Dr Hamka Ngaliyan Semarang," jelasnya.

 

Dia menambahkan, bertindak sebagai promotor penganugerahan ini adalah Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Said Aqil Husein Al-Munawwar dan  Guru Besar UIN Walisongo Semarang Prof KH Ahmad Rofiq sebagai co promotor.

 

"Demi memenuhi prokes, jumlah undangan acara ini sangat terbatas hanya 200 orang. Karena itu UIN Walisongo menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terutama warga NU dan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jateng asal Jatim yang pernah nyantri kepada Kiai Afifudin," ucapnya. 

 

Mereka lanjutnya, jauh-jauh hari sudah minta ijin untuk hadir dalam acara ini, namun karena pandemi permintaanya tidak bisa dipenuhi. Untuk mengakomodir keinginan itu, agenda ini akan disiarkan secara live streaming sehingga bisa diikuti dari mana saja tanpa harus hadir di kampus UIN Semarang.

 

Ketua PWNU Jateng Muhammad Muzamil mengatakan, penganugerahan ini sangat membanggakan bagi nahdliyin di Jateng. Penghargaan ini diharapkan dapat memicu semangat warga NU terutama para santri, pelajar, dan mahasiswa untuk lebih tekun dalam belajar.

 

"Selain itu di tengah kesibukannya menekuni ilmu masih menyempatkan diri berkhidmah di Jamiyah NU. Beliau layak diteladani dalam menekuni ilmu dan berjuang di NU," pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
 

BNI Mobile