Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sampaikan Bela Sungkawa, PBNU: Syekh Ali Jaber Sosok Gigih Perjuangkan Islam Moderat

Sampaikan Bela Sungkawa, PBNU: Syekh Ali Jaber Sosok Gigih Perjuangkan Islam Moderat
Sekjen PBNU, HA Helmy Faishal Zaini. (Foto: dok. PBNU)
Sekjen PBNU, HA Helmy Faishal Zaini. (Foto: dok. PBNU)

Jakarta, NU Online

Pendakwah Syekh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber atau yang akrab disapa Syekh Ali Jaber telah dikabarkan wafat pada Kamis (14/1) pagi pukul 08.30 WIB di RS Yarsi Jakarta. Ia sebelumnya dirawat karena dinyatakan positif Covid-19.


Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Ahmad Helmy Faishal Zaini turut berbela sungkawa, saat mendengar kabar atas kepulangan dai yang khas dengan serban di kepala dan gamisnya itu. 


"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Keluarga besar NU berbela sungkawa atas bepulangnya Syaikh Ali Jaber. Semoga husnul khotimah dan diampuni segala kesalahannya," katanya, melalui keterangan tertulis kepada NU Online, beberapa saat setelah kabar duka itu mengemuka di linimasa media sosial. 


"Beliau adalah sosok yang memiliki kegigihan dalam memperjuangkan nilai Islam yang moderat. Dakwah dan nasihatnya menyejukkan umat," lanjut Kang Helmy, demikian sapaan akrab Sekjen PBNU asal Cirebon itu. 


Lebih lanjut ia menyatakan bahwa Indonesia dan umat Islam berduka lantaran telah kehilangan tokoh besar yang telah mendedikasikan pikiran dan tenaganya untuk tegaknya ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.


"Saya mengajak kepada msyarakat Indonesia, khususnya warga NU untuk meneladani kegigihan dan sikap-sikap arif yang dilakukan beliau semasa hidup," ajak Kang Helmy.


Gagasan-gagasan Syekh Ali Jaber, tambahnya, terutama kecintaan pada Al-Qur'an harus senantiasa menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat dalam mengamalkan nilai-nilai dan ajaran agama.


"Semoga kita bisa mengambil hikmah dan keteladanan dari almarhum," ujar Kang Helmy.


Syekh Jaber guru kita semua


Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah juga turut menyampaikan duka mendalam atas kepulangan sahabat dekatnya itu.


Melalui akun instagram pribadinya, Gus Miftah menyebut Syekh Ali Jaber sebagai guru. "Telah Wafat Guru kita semua, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H," tulis Gus Miftah.


Gus Miftah juga mengatakan bahwa ketika meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan dalam keadaan negatif Covid-19. Ia memohonkan keikhlasan atas kepulangan Syekh Ali Jaber agar dimaafkan segala kesalahan semasa hidup.


"Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabb. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau," ujar Gus Miftah.


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad

BNI Mobile