Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

NU Peduli Santuni Keluarga Korban Meninggal akibat Longsor Sumedang

NU Peduli Santuni Keluarga Korban Meninggal akibat Longsor Sumedang
Relawan dan pengurus NU Sumedang menyalurkan santunan duka kepada keluarga yang meninggal akibat longsor Cimanggung. (Foto: dok istimewa)
Relawan dan pengurus NU Sumedang menyalurkan santunan duka kepada keluarga yang meninggal akibat longsor Cimanggung. (Foto: dok istimewa)

Sumedang, NU Online

NU Peduli Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana alam tanah longsor, Ahad (24/1). Bantuan berupa santunan uang tunai dan sembako menyasar keluarga yang meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi dua pekan sebelumnya. 


Ketua NU Care-LAZISNU Sumedang, Ustadz Dede Sukmana mengatakan dana bantuan berasal dari masyarakat baik secara langsung maupun transfer ke rekening NU Care-LAZISNU Sumedang. Hingga Jumat, 22 Januari 2021, penggalangan yang dilakukan sejak 10 Januari 2021, berhasil mengumpulkan dana senilai Rp16.990.000.

 

"Pemanfaatan dana bantuan yang terkumpul dibagi dalam dua tahap pendistribusian. Tahap pertama distribusikan pada Selasa 12 Januari 2021 berupa sembako dan kebutuhan urgensi lainnya. Kemudian hari ini, Ahad 24 Januari 2021, distribusi tahap kedua berupa uang santunan kepada keluarga korban yang meninggal dan masjid/mushala yang terkena musibah bencana longsor Cimanggung," kata Ustadz Dede, sapaan akrabnya.

 

Ustadz Dede Sukmana merinci, santunan diberikan kepada delapan keluarga korban meninggal dunia. Setiap keluarga menerima santunan sejumlah Rp2.000.000.

 

Untuk penyaluran kepada keluarga korban, NU Peduli berkomunikasi dengan pihak desa. "Tidak langsung warga didatangkan ke pokso, karena menjaga kerumunan warga," kata Ustadz Dede.

 

Selain santunan tunai, lanjut dia, juga dilakukan penyaluran bantuan berupa karpet untuk beberapa masjid dan mushala. Nilai bantuan ini Rp990.000.

 

"Kami ucapkan beribu terima kasih kepada NU Care-LAZISNU Pusat, PCNU Sumedang, pengurus MWCNU Cimanggung beserta banomnya. Dan seluruh elemen masyarakat, khususnya para donatur dan aghniya' yang ikut berdonasi untuk para korban di Kecamatan Cimanggung. Teriring doa jazakumullahu khairan katsiran. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Aamiin," kata Ustadz Dede. 

 

Bendahara PCNU Sumedang Dadan Buldani mengatakan, atas nama pengurus cabang menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

 

"Semoga para korban yang meninggal diterima amal kebaikannya oleh Allah SWT. Keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT," ucap Dadan Buldani.

 

Posko NU Peduli pindah

Menurut Ustadz Dede, posko NU Peduli yang semula berada di Kantor Sekretariat MWCNU Kecamatan Cimanggung dipindahkan. Hal itu karena situasi cuaca dan kondisi alam yang tidak mendukung yang dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

 

"Posisi posko NU peduli berada di Kantor Sekretariat MWCNU Kecamatan Cimanggung di Perum Griya Sampurna. Sama halnya di daerah pegunungan yang rawan longsor, sesuai arahan dari PCNU Sumedang, dialihkan ke tempat yang lebih aman, yaitu di kediaman Ketua MWCNU Kecamatan Cimanggung Ustad Jajat Sudrajat di dekat Masjid Agung Kecamatan Cimanggung," jelas Ustadz Dede.

 

Apresiasi Bupati

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengapresiasi kehadiran NU Peduli dan masyarakat yang telah berbagi membantu warga Sumedang yang terkena musibah tanah longsor Cimanggung.

 

"Atas nama Pemerintah Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang peduli dan membantu kepada korban bencana longsor di Cimanggung ini," kata Bupati Dony. "Terkhusus kepada Posko NU Peduli yang telah berdampingan dan kerja sama dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana longsor ini. Semoga ke depan kerja sama ini bisa terus berlanjut," harap Bupati.

 

Diberitakan sebelumnya bencana tanah longsor Cimanggung terjadi pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 15.30 WIB. Longsor terjadi akibat hujan deras berlangsung sejak beberapa waktu sebelumnya. Bakda Maghrib pada hari yang sama terjadi longsor susulan yang menimpa warga dan tim evakuasi.

 

NU Peduli terus mengajak masyarakat yang berniat menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana di Sumedang. Bantuan dapat disalurkan melalui tautan penggalangan bantuan untuk warga terdampak bencana di Indonesia.

 

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Musthofa Asrori

Posisi Bawah | Youtube NU Online