Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
HARLAH KE-95 NU

JRA Pringsewu Resmikan Tiga Ruqyah Aswaja Center pada Harlah Ke-95 NU

JRA Pringsewu Resmikan Tiga Ruqyah Aswaja Center pada Harlah Ke-95 NU
Para Pengurus JRA Pringsewu. (Foto: Istimewa)
Para Pengurus JRA Pringsewu. (Foto: Istimewa)

Pringsewu, NU Online
Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kabupaten Pringsewu terus melakukan dakwah dengan membantu masyarakat melalui pengobatan melalui metode ruqyah. Sebagai sayap organisasi dari Lembaga Dakwah NU ini, para praktisi ruqyah yang bergabung dalam JRA Asma' Sewu Pringsewu ini telah memiliki tiga Ruqyah Aswaja Center (RAC).


“Ruqyah Aswaja Center adalah pusat kegiatan para ‘Suwuker’ (istilah umum praktisi ruqyah) dalam upaya pemberdayaan praktisi. Ke depan akan didirikan RAC di setiap kecamatan bahkan desa,” kata Mustangin Ketua JRA Asma' Sewu Pringsewu saat peluncuran RAC pada momentuh Harlah Ke-95 NU di Gedung NU Pringsewu, Selasa (2/2).


Tiga RAC yang sudah berdiri tersebut berada di tiga kecamatan yakni pertama di Pesantren Madinatul Ilmi Jl Gumukrejo KM 42 Kecamatan Pagelaran, Kedua di Jl Sukoharjo III Kecamatan Sukoharjo, dan ketiga di Jl Raya Margosari Kecamatan Pagelaran Utara. Untuk mendirikan RAC ini, pihaknya harus memenuhi beberapa syarat yang sudah ditentukan oleh JRA Pusat.


“Kita harus sudah melakukan pendalaman materi praktisi di antaranya rukyah massal dan mandiri, pelatihan lanjutan bekam, totok, gurah, pelatihan herbal dan hipnoterapi,” jelas Mustangin tentang syarat yang harus dipenuhi untuk mendirikan RAC.


Sampai saat ini, JRA Pringsewu telah melakukan pelatihan praktisi sebanyak 2 kali dan telah menghasilkan 70 praktisi atau suwuker aktif yang siap berdakwah dan bersinergi dengan Klinik NU Pringsewu.


“Pelayanan JRA adalah penangan keluhan medis dan non medis dan tidak ada tarif dalam pelayanan JRA kecuali herbal. Untuk herbal yang digunakan pun murni produk JRA yang sudah ada lisensi dari JRA Pusat,” jelasnya.


Ia pun mengajak kepada warga NU untuk senantiasa melakukan ikhtiar dalam menjaga kesehatan dan mengobati penyakit melalui metode ruqyah yang merupakan warisan para ulama dan kiai NU.


Selain melakukan ruqyah secara langsung, di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum juga mereda, pihaknya juga terus melakukan bakti sosial dengan meruqyah secara online bagi masyarakat yang memiliki berbagai macam keluhan.


Selain itu, JRA bekerjasama dengan Studio NU Pringsewu Channel dan Radio Nada Ummat juga terus melakukan edukasi dan penyuluhan kesehatan dengan acara khusus ruqyah yang diisi oleh para praktisi di Pringsewu.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Aryudi AR

Posisi Bawah | Youtube NU Online