Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

PMII STIE Mandala Jember Bina Generasi Muda Desa

PMII STIE Mandala Jember Bina Generasi Muda Desa
Suasana penyerahan mushaf Al-Qur’an oleh PMII Komisariat STIE Mandala Jember kepada takmir Masjid Jamik Baiturrahman, Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)
Suasana penyerahan mushaf Al-Qur’an oleh PMII Komisariat STIE Mandala Jember kepada takmir Masjid Jamik Baiturrahman, Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)

Bondowoso, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala Jember, Jawa Timur bertekad untuk membumikan Al-Qur’an di kalangan anak-anak perdesaan. Tekad tersebut dibuktikan dengan pemberian mushaf Al-Qur’an kepada takmir Masjid Jami Baiturrahman, Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Rabu (10/2).


Menurut Ketua Bidang 2 (Advokasi & Gerakan) PMII Komisariat STIE Mandala Jember,  Ferdiyanto,  bantuan Al-Qur'an tersebut merupakan bentuk tanggungjawab sosial dan kepedulian pihaknya terhadap moral masyarakat perdesaan.


"Kami berharap sedikit bantuan ini bisa berguna untuk masyarakat, selain sebagai fasilitas ngaji untuk anak-anak di Desa Lumutan, juga semoga bermanfaat untuk membentuk generasi-generasi hafidz Qur'an di Desa Lumutan ini," ungkapnya.


Ferdiyanto menegaskan, kegiatan belajar membaca Al-Qur’an di perdesaan tidak sesemarak dulu. Sebab, selain berkurangnya ustadz yang bisa atau mau mengajar ngaji, minat anak-anak untuk belajar ngaji, juga semakin berkurang. Waktu mereka sudah banyak tergerus oleh gawai, media sosial dan sebagainya.


“Kami berusaha agar Al-Qur’an tetap menjadi fokus kaum muda, kita ingin belajar membaca Al-Qur’an tetap semarak seperti dulu,” terangnya.


Ia menambahkan, Al-Qur’an adalah sumber dari segala ilmu. Dengan belajar membaca Al-Qur’an, berarti sudah membuka pintu ilmu sekaligus pintu bimbingan moral. Dikatakannya, orang yang pandai membaca Al-Qur’an, secara naluriah moralnya terbimbing.


“Oleh karena itu, betapa pentingnya belajar membaca Al-Qur’an,” jelasnya.


PMII Komisariat STIE Mandala Jember, tidak sekadar memberikan Al-Qur’an, tapi juga mengagendakan pembinaan dan pengenalan organisasi (PMII) sekaligus Ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) terhadap remaja masjid (remas) dan anak-anak yang belajar Al-Qur’an di masjid tersebut. Harapannya, kelak lahir generasi muda yang fasih membaca Al-Qur’an, berjiwa Aswaja sekaligus kenal PMII.


“Itu memang sudah menjadi agenda kami. Generasi muda desa, perlu kami akomodasi,” terangnya.


Di tempat yang sama, pengurus takmir Masjid Jamik Baiturrahman, Untung Warka menyampaikan terima kasih atas kepedulian PMII Komisariat STIE Mandala Jember. Ia mengaku sangat terbantu dengan bantuan Al-Qur’an sekaligus rencana pembinaan generasi muda masjid.


“Saya berharap teman-teman PMII bukan hanya memberikan bantuan di sini saja, namun juga ke masjid-masjid lain yang dirasa membutuhkan," ucapnya.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

Posisi Bawah | Youtube NU Online