Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

BBM Berkah Diluncurkan di Jakarta Barat

BBM Berkah Diluncurkan di Jakarta Barat
Peluncuran BBM Berkah LTM NU Jakarta Barat. (Foto: istimewa)
Peluncuran BBM Berkah LTM NU Jakarta Barat. (Foto: istimewa)

Jakarta, NU Online

​​​​​​Lembaga Takmir Masjid Nahdatul Ulama (LTMNU) Jakarta Barat bekerja sama dengan LTMNU DKI Jakarta melakukan aksi bersih-bersih masjid (BBM). Aksi membersihkan masjid ini menyambut Harlah ke-95 NU sekaligus menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan yang akan tiba tak lama lagi.

 

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari peluncuran BBM 1000 Masjid dan Mushala yang merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan LTM PWNU DKI Jakarta dalam rangka pencegahan wabah virus Covid-19.

 

"Masjid di DKI Jakarta harus disentuh lewat program BBM," kata Ketua LTM NU DKI Jakarta Muhammad Husni Muchsin, Selasa (16/2).

 

Aksi BBM akan digelar semua masjid di DKI Jakarta. Di Jakarta Barat, ada 10 masjid, antara lain Masjid Al-Wasilah, Masjid Baitul Khair yang berada di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Kemudian, di Kecamatan Taman Sari dan Tambora akan digelar di Masjid Nurul Iman dan Masjid Al-Mansyur. "Ditargetkan, sebanyak 50 masjid di Jakarta Barat," kata Ketua LTM NU Jakarta Barat Deny Iskandar.

 

Di Kecamatan Kapuk, aksi BBM akan digelar di Masjid Assyuro. "Insyaallah dalam waktu sebulan akan selesai aksi BBM," lanjut Deny. 

 

Koordinator BBM Berkah LTM Mujahidin menyatakan, sebenarnya aksi BBM merupakan kegiatan rutin yang menjadi andalan program LTM PBNU. "Aksi BBM Berkah merupakan detak jantung kegiatan PBNU," kata Mujahidin. 

 

Pihaknya berharap kepada semua anggota dan pengurus LTM PBNU segera menindaklanjuti kegiatan ini di berbagai daerah di Indonesia. "Semua harus bergerak demi suksesnya kegiatan BBM Berkah," tandasnya. 

 

Bangun peradaban

Berdasarkan catatan NU Online, BBM merupakan program LTM PBNU untuk megggerakkan para takmir masjid dan mushala. Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani menyampaikan, peradaban manusia dimulai dari masjid, terbukti dengan dibukanya kota Madinah, pembangunan masjid menjadi hal utama yang dilakukan Rasulullah Muhammad SAW.

 

"Kalau ingin membangun peradaban manusia harus dimulai dari masjid. Kalau ingin jadi manusia beradab, mulailah dari masjid," kata Kiai Abdul Manan Ghani.

 

Karena itulah LTM PBNU telah dan terus melakukan program pemakmuran masjid, agar masjid menjadi hal yang menarik bagi umat Islam.

 

Menurut Kiai Manan, program BBM menjadi bagian dari tujuh aksi memakmurkan masjid. Ketujuh aksi memakmurkan masjid adalah masjid sebagai pusat penyelamatan akidah. Sebagai program pelayanan dan penyuluhan kesehatan, masjid sebagai pusat keilmuan pemikiran dan pendidikan.

 

Berikutnya, masjid sebagai pusat pengembangan ekonomi meliputi sumber pendanaan dan aksi pengembangan ekonomi, masjid sebagai pusat dakwah Islam rahmatan lil alamin, masjid sebagai pusat kepedulian sosial, dan masjid sebagai tempat mendoakan orang meninggal melalui tahlilan.

 

"Masjid sebagai pusat kesehatan harus mempunyai poliklinik atau setidaknya ada alat periksa tensi dan gula," kata Kiai Manan.

 

Ia juga mengingatkan jangan sampai masjid menjadi sepi dari ketelibatan anak-anak muda, dan justru hanya diisi oleh pensiunan yang baru belajar. "Salah satu yang menjadi kebanggaan Rasulullah, adalah anak-anak muda yang hatinya bergantung pada masjid," tegasnya.

 

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Musthofa Asrori

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya