Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Meriahkan Harlah NU, Remaja dan Santri Mimika Gelar Shalawat 

Meriahkan Harlah NU, Remaja dan Santri Mimika Gelar Shalawat 
Meriahkan Harlah NU dengan pembacaan shalawat oleh santri dan remaja Mimika, Papua (Foto: Istimewa)
Meriahkan Harlah NU dengan pembacaan shalawat oleh santri dan remaja Mimika, Papua (Foto: Istimewa)

Mimika, NU Online

Meski tidak semeriah di Jawa, namun peringatan hari lahir (Harlah) ke-98 Nahdlatul Ulama juga terasa di Mimika, Papua. Kali ini diinisiasi oleh Jamaah Istighotsah dan Pondok Pesantren Darussalam. 

 

Berbeda dengan peringatan biasanya, di peringatan ini memberikan perhatian kepada santri dan remaja. Mereka dibentuk dalam sebuah wadah Majelis Ahbabul Musthofa Mimika (AMM) yang berafiliasi kepada Ahbabul Musthofanya Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf Solo.

 

Dan pada kesempatan ini AMM tampil sebanyak dua kali. Pertama di Masjid  Al-Ikhlas, Kelurahan Wanagon pada Senin (1/2) usai pelaksanaan jamaah shalat Isya. Setidaknya ada empat grup hadrah yang malam itu tampil dengan bendera AMM. Mereka adalah grup Darussalam Mimika Kampung Mwuare, Miftahul Jannah dari Kampung Kadun Jaya, Al-Ikhlas dari Masjid Al-Ikhlas, dan grup Zanzibar dari Masjid Al-Aqsa Irigasi.

 

"Kami tiga kali latihan full untuk persiapan ini walaupun cuaca kurang baik, tapi semangat luar biasa. Hujan tetap berangkat," kata Ustadz Muhtadin yang menjadi koordinator dan pelatih, Rabu (17/2).

 

Lagu Alfa Mabruk menjadi hits saat shalawat diiringi kibaran bendera NU. Dan menurut Ustadzah Hj Asmawati bahwa penampilan peserta luar biasa. “Membuat hati terharu dan meresap," kata pembina AMM tersebut.

 

Acara dilanjutkan dengan istighotsah yang dipimpin Ustadz Hasyim Asyari. Dalam di sela-sela acara mengajak jamaah untuk meneladani para muassis NU. 

 

"Beliau-beliau itu berjuang dengan harta, pikiran, waktu dan nyawa. NU berdiri untuk kemerdekaan Indonesia. Ini yang harus kita tiru bahwa tanda cinta itu rela berkorban," terang Pengasuh Pesantren Darussalam Mimika tersebut.

 

Sedangkan pada sambutannya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Mimika, Imam Mawardi memberi pesan penting. "Saya meminta Nahdliyin untuk selalu berkhidmah pada semua tokoh pendiri dan selalu melestarikan amaliah NU," pesannya.

 

Pada kesempatan kedua, AMM tampil mengisi acara rutinan Ngaji Kitab Kuning Ahad Legi Pagi (Ahli) hari Ahad (14/2) di Masjid Nurul Hikmah, Pesantren Darussalam Mimika. Kali ini grup yang tampil bertambah satu dari grup An-Nur Soponyono.  

 

Kemeriahan tampilan AMM dibuktikan dengan membludaknya remaja yang ikut hadir, khususnya dari santri Jl Srikaya Kelurahan Timika Jaya berombongan dengan mobil pick up dipimpin H Samiun.

 

Dalam sambutannya mewakili PCNU Mimika, Iswahab merasa terharu. Dalam pandangannya, kebersamaan menjadi hal yang tidak dapat dihindari agar senantiasa kompak.

 

"Kebersamaan dan kekompakan ini bukti nyata kebangkitan NU di bumi amungsa ini mulai nyata, dan semakin optimis bawah NU akan besar dan semakin bermanfaat untuk umat," ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Jamaah Istighotsah An-Nahdliyah, Ustadz Sugiarso memberikan apresiasi kepada para personel AMM. "Saya ada stok kopiah untuk kegiatan tahun lalu. Nanti bisa dibagikan ke semua anggota inti AMM,"  pesannya kepada Ustadz Muhtadin selaku koordinator dan pelatih.

 

Acara shalawat ditutup dengan shalawat Thibbil Qulub dan doa tolak bala Likhamsatun dan Hizib Autad. Hadir pada kedua kegiatan ini dari unsur NU yakni wakil rais, ketua dan wakil ketua PCNU, bendahara, serta Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Mimika. 

 

Pewarta: Ibnu Nawawi
Editor: Abdul Muiz

Posisi Bawah | Youtube NU Online