Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kader Ansor Harus 'Melek' Jurnalistik

Kader Ansor Harus 'Melek' Jurnalistik
Ketua Cyber Ansor Kota Semarang Dimas BP saat memberikan sambutan pembukaan Madrasah TI GP Ansor Tembalang (Foto: NU Online/Rifqi)
Ketua Cyber Ansor Kota Semarang Dimas BP saat memberikan sambutan pembukaan Madrasah TI GP Ansor Tembalang (Foto: NU Online/Rifqi)

Semarang, NU Online

Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Jawa Tengah Dimas Bagis Pamungkas mengatakan, Madrasah Teknologi Informasi (TI) yang dihelat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Tembalang akan dijadikan sebagai proyek percontohan dalam pelatihan serupa. 

 

"Ansor Tembalang ini merupakan pelopor kegiatan Madrasah TI. Jadi, acara ini akan menjadi acuan Ansor di semua Anak Cabang dan Ranting yang ada di Kota Semarang agar kader Ansor harus 'melek' jurnalistik," tegasnya.

 

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tembalang Semarang menggelar Madrasah Teknologi Informasi (TI) di Aula Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Ahad (28/2).

 

Ketua Cyber Ansor Kota Semarang ini bahkan menyebut dua PAC Ansor yang sudah minat dan mengajukan kegiatan serupa. "Begitu ada informasi Madrasah TI di Tembalang, Ansor Gajahmumgkur dan Semarang Utara langsung kontak, minta difasilitasi kegiatan seperti ini," ungkapnya.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tembalang KH Syahid Al-Baihaqi mengingatkan, dewasa ini aktivitas masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sangat tinggi. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk berinteraksi sosial melalui teknologi informasi. 

 

"Kegiatan webinar dan apel virtual yang disiarkan secara langsung merupakan sekian dari banyak contoh aktivitas online. "Mau tidak mau kita akan bersentuhan terus dengan medsos, kita tidak bisa menghindari perkembangan teknologi," ucapnya. 

 

Dalam kesempatan itu, ia berpesan untuk menjaga negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) sebagaimana NU dalam sejarahnya berjuang meraih dan mempertahankan kemerdekaan, juga dinamika politiknya dalam menjaga keutuhan NKRI. 

 

"Kita tetap tawadhu dengan kiai, kita hormat dengan pemerintah. Kita harus mengawal negara ini sesuai tingkatan kita," tuturnya.

 

Sekretaris PAC GP Ansor Tembalang M Hadyan kepada NU Online, Senin (1/3) mengatakan, kegiatan madasarh TI merupakan program kerja Ansor dalam meningkatkan semangat berorganisasi dan bermedia sosial yang tertunda akibat pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). 

 

"Ini merupakan program kerja kami Ansor Tembalang dalam memberikan warna yang baik di media sosial dan media online," katanya.

 

Selain memberikan bekal ilmu, Ansor Tembalang juga meluncurkan 'Ansor Tembalang Media' (ATM) yang bergerak di media sosial (Medsos) baik youtube, instagram, dan facebook, serta berkontribusi dalam mengirimkan berita ke kader Ansor yang berprofesi sebagai awak media.

 

"Sebab di era milenial ini aktivitas organisasi selalu dishare ke berbagai grup WhatsApp, media sosial Facebook, twitter, instagram, dan sebagainya. Sangat disayangkan kalau konten dan tampilannya tidak menarik," ujarnya.

 

Dijelaskan, Madrasah TI tidak hanya diikuti oleh kader Ansor Tembalang, akan tetapi juga diikuti oleh PAC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Tembalang. 

 

"Kami sengaja sediakan kuota khusus untuk adik-adik IPNU dan IPPNU karena nantinya mereka ini juga bakalan aktif di Ansor dan Fatayat. Jadi, keterampilan ini merupakan bekal penting untuk terus aktif di NU," pungkasnya.

 

Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Abdul Muiz
 

Posisi Bawah | Youtube NU Online