Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Pelajar NU Kalsel Diingatkan Harus Siap Berkiprah di Berbagai Bidang

Pelajar NU Kalsel Diingatkan Harus Siap Berkiprah di Berbagai Bidang
(Foto: Ahmad Saufi Abie)
(Foto: Ahmad Saufi Abie)

Banjar, NU Online

Kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) harus menanamkan prinsip bahwa mereka harus belajar dan belajar. Selain itu mereka harus memahami bahwa pelajar NU tidak hanya pandai dalam bidang agama, namun juga berbagai bidang.

 

Hal itu disampaikan Dosen S2 Jurusan Hukum Keluarga di UIN Antasari Banjarmasin Prof HM Fahmi al-Amruzi pada talkshow dalam rangka Harlah ke-67 IPNU.

 

"Buktinya banyak dari kader IPNU yang awalnya hanya mengemban pendidikan di pesantren, sekarang menjadi ahli teknologi bahkan dokter sekalipun," kata Prof Fahmi.

 

Prof Fahmi yang merupakan kader IPNU tahun 1970 menyampaikan bahwa IPNU adalah posisi yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. "Bukan menjadi daya tawar bagi orang lain," ungkapnya.

 

Dorongan serupa disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, H Fathurrahman Azhari yang juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua PC IPNU Kota Banjarmasin tahun 1970. Dirinya menjelaskan bahwa kader IPNU mesti mengisi bidang-bidang di luar bidang agama.

 

"Kita lihat banyak kader IPNU yang menunjukkan bukti kesuksesannya, mengisi bidang-bidang apa pun, ada yang sukses berkiprah di bidang politik, bahkan teknologi," ujarnya.

 

Satu hal yang mesti ditanamkan adalah niat yang ikhlas serta tidak patah semangat yang juga harus dijaga.

 

Dalam sambutannya, Ketua PP IPNU Aswandi Jailani menekankan bahwa pelajar mesti terus belajar dan belajar untuk bisa menghadapi tantangan zaman di masa akan datang.

 

"Motto IPNU yaitu Belajar, Berjuang, Bertaqwa mesti kita terapkan dalam kehidupan para pelajar NU, karena ke depan kita akan menghadapi banyak tantangan seperti Revolusi Industri 5.0 dan bonus demografi di Indonesia tahun 2045," kata Aswadi.

 

Talkshow yang diadakan IPNU Kalimantan Selatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Martapura,Sabtu (27/2). Acara ini dihadiri oleh tiga cabang IPNU di Kalsel secara langsung dan 12 cabang lainnya secara virtual. Selain itu juga turut dihadiri oleh tamu undangan lainnya seperti Majelis Alumni IPNU, Muslimat NU, PMII, IPPNU, dan GP Ansor.

 

Kontributor: Ahmad Saufi Abie
Editor: Kendi Setiawan

Posisi Bawah | Youtube NU Online