Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

IPNU-IPPNU Se-Kota Banjarmasin Ditarget Terbentuk Akhir 2021

IPNU-IPPNU Se-Kota Banjarmasin Ditarget Terbentuk Akhir 2021
Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) PAC IPNU Banjarmasin Selatan. (Foto: NU Online/Ahmad Saufi Abie
Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) PAC IPNU Banjarmasin Selatan. (Foto: NU Online/Ahmad Saufi Abie
Banjarmasin, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan bertekad mengaktifkan IPNU-IPPNU di seluruh kecamatan.
 
Ketua PC IPNU Kota Banjarmasin, Aris Sahri Salam mengemukakan, mewadahi para pelajar NU untuk mengembangkan diri melalui IPNU-IPPNU merupakan salah satu tujuan penting IPNU-IPPNU. Untuk itu, dirinya berkomitmen akan membentuk dan mengaktifkan lima Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan di Kota Banjarmasin.
 
“Dari total lima kecamatan yang ada di Banjarmasin yaitu Banjarmasin Tengah, Utara, Selatan, Timur, dan Barat, kami memulai pergerakan dengan mengadakan Makesta untuk menjaring peserta terlebih dahulu di Kecamatan Banjarmasin Selatan," ungkapnya saat menyampaikan sambutannya di Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) PAC IPNU Banjarmasin Selatan, Ahad (21/3).
 
Ia berharap dukungan semua kader IPNU-IPPNU Kota Banjarmasin agar di akhir tahun 2021, seluruh PAC telah terbentuk dan aktif.
 
IPNU sebagai badan otonom NU yang mewadahi pelajar sejak dulu berkontribusi mencetak kader-kader muda NU yang matang akan ajaran-ajaran Islam. Karenanya, paham Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) an-Nahdliyah harus dikenakan kepada para kawula muda sejak dini. Dan cara yang paling efektif adalah membentuk IPNU-IPPNU di setiap kecamatan bahkan desa.
 
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kota Banjarmasin, Ustadz Suriani mengatakan, keberadaan IPNU di Kota Banjarmasin sangat diperlukan guna mencetak kader-kader NU di masa depan yang kompeten serta berkomitmen melestarikan tradisi-tradisi ke-NU-an. Menurutnya, tradisi-tradisi NU belakangan ini kurang diminati oleh para pemuda Kota Banjarmasin akibat terlalu asyik dengan pengaruh globalisasi.
 
“IPNU sebagai ujung tombak perjuangan NU khususnya yang menaungi para pelajar, mahasiswa, dan santri memiliki peran besar dalam mempertahankan amaliyah NU. Maka saya sangat mengapresiasi keinginan untuk mengaktifkan kepengurusan IPNU hingga ke tingkat paling dasar,” ungkapnya.
 
Makesta IPNU-IPPNU Kecamatan Banjarmasin Selatan digelar selama dua hari, sejak Sabtu hingga Ahad (20-21/3) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pekauman 1, dan diikuti oleh 25 peserta. 
 
Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai. Peserta berasal dari beberapa instansi, mulai pondok pesantren, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hingga perguruan tinggi. Peserta dibekali dengan materi ke-NU-an, ke-Aswaja-an, IPNU-IPPNU serta kepemimpinan dan organisasi.
 
Kontributor: Ahmad Saufi Abie
Editor: Syamsul Arifin
Posisi Bawah | Youtube NU Online