Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Peringati Harlah Ke-71, Fatayat NU Pati Inisiasi Lomba Sajian Olahan Bandeng

Peringati Harlah Ke-71, Fatayat NU Pati Inisiasi Lomba Sajian Olahan Bandeng
Suasana lomba sajian olahan ikan bandeng oleh PC Fatayat NU Pati. (Foto: Dok. PCFNU Pati)
Suasana lomba sajian olahan ikan bandeng oleh PC Fatayat NU Pati. (Foto: Dok. PCFNU Pati)

Kudus, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Pati menyambut Harlah ke-71 Fatayat NU dengan beragam acara. Salah satunya menginisiasi lomba penyajian olahan ikan bandeng.


Ketua PC Fatayat NU Pati Asmonah Yusuf mengatakan, lomba tersebut diselenggarakan di kantor PCNU Pati Jl Dr Susanto No 4 Randukuning, Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad, 11 April 2021.


“Jadi, bersamaan dengan resepsi harlah Fatayat NU, kemarin juga diadakan perlombaan penyajian olahan ikan khas Pati yaitu bandeng,” kata Asmonah kepada NU Online melalui sambungan telepon, Ahad (11/4) petang.



Menurut dia, pemilihan lomba dengan olahan bandeng sebagai tindak lanjut dari bantuan barang dan pelatihan tenaga kerja mandiri (TKM) yang sempat diterima kader Fatayat NU Pati.


“Bantuan ilmu dan alat presto dari Kementerian Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu agar dapat dimanfaatkan dan berlanjut,” terangnya.


Asmonah menuturkan, peserta diambil dari seluruh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Pati. Total terdapat 20 PAC Fatayat NU dengan mengirimkan delegasi dua orang tiap Anak Cabang.


Berbagai macam olahan dari bandeng yang disajikan peserta, lanjut dia, antaranya lain sushi, steak, sempolan, sup matahari, sate lilit, garang asem, nugget, krupuk bandeng, brownies, bandeng asam manis, bakso, dimsum, pepes, dan presto.



“Seluruh peserta sangat antusias dan semangat mengikuti perlombaan, sehingga terlihat sekali mereka telah mempersiapkannya dengan matang,” ungkap Asmonah bangga.


Ia menambahkan, seluruh masakan telah disiapkan dari rumah masing-masing. Peserta hanya menyajikan dengan indah saat berada di lokasi perlombaan dalam waktu 30 menit, kemudian dinilai dewan juri.


“Dewan juri menilai hasil perlombaan dengan kriteria rasa 20%, penampilan 20%, kreativitas makanan 40%, dan nilai gizi 20%. Setelah dinilai dan diumumkan pemenangnya, acara diakhiri dengan makan bersama seluruh peserta dan panitia,” pungkasnya.


Kontributor: Afina Izzati
Editor: Musthofa Asrori

Posisi Bawah | Youtube NU Online