Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Tips Tetap Bugar Saat Puasa ala Ketua LKNU Way Kanan Lampung

Tips Tetap Bugar Saat Puasa ala Ketua LKNU Way Kanan Lampung
Ilustrasi Puasa Ramadhan. (Dok. NU Online)
Ilustrasi Puasa Ramadhan. (Dok. NU Online)

Way Kanan, NU Online
Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, salah satu yang diharapkan ialah kebugaran tubuh agar tetap segar. Sebagaimana dikatakan Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Andi Oktoviandi.


Menurut Andi, setidaknya ada tiga pola yang harus dijaga agar tubuh tetap sehat dan segar saat berpuasa. "Pertama, asupan makanan. Saat sahur tetap mengkonsumsi nasi n lauk-pauk. Hindari makanan pedas dan bersantan yang berlebihan, karena hal itu tidak baik bagi tubuh," katanya saat dihubungi NU Online melalui telepon, Rabu (14/4).


Selain dapat menyebabkan gangguan pada percernaan, lanjut dia, mengkonsumsi makanan pedas dan bersantan yang berlebihan juga bisa menyebabkan imsomnia dan gangguan kesehatan lain.


"Sama halnya ketika berbuka puasa, terlebih dahulu mengkonsumsi yang manis, seperti buah kurma dan buah segar lainnya, serta memperbanyak minum air putih" tambah Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Way Kanan ini.


Andi menyarankan untuk mengkonsumsi air mineral dalam sehari minimal 8-10 gelas. Usai berbuka, jangan langsung makan. Akan tetapi, terlebih dahulu menjalankan sholat Maghrib. Hal tersebut guna menghindari agar makanan yang dikomsumsi tidak berlebih.


Pimpinan Klinik Ammar Medica Center (AMC) Way Kanan ini mengatakn, untuk pola kedua, istiharat yang cukup. Agar tubuh tetap fit, gunakan waktu tidur pada siang hari 1-2 jam dan malam hari 5-6 jam.


"Waktu yang dibutuhkan tubuh untuk istiharat 7-9 jam perhari. Namun, pada saat Ramadhan yang penuh berkah ini, banyak aktivitas yang dilakukan, terutama dalam hal ibadah. Oleh sebab itu, setidaknya, minimal 6 jam dalam sehari agar kondisi tubuh tetap stabil," tegasnya.


Pola ketiga, sambung Andi, mengurangi aktivitas yang secara langsung berada di bawah terik matahari. Serta rutin melakukan olah raga, setidaknya sekali dalam satu hari, baik pagi ataupun sore hari.


"Untuk olahraga bisa dilakukan pagi sesudah sholat subuh maupun sore hari menjelang berbuka. Bisa dilakukan dengan berlari-lari kecil atau senam sejenisnya," demikian Andi Oktoviandi. 


Kontributor: Disisi Saidi Fatah
Editor: Musthofa Asrori

Posisi Bawah | Youtube NU Online