Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Internasional Keislaman Risalah Redaksi English Opini Obituari Video Tokoh Hikmah Arsip

​​​​​​​Fatayat NU Way Kanan Lampung Bagikan Takjil Hingga Anak Cabang

​​​​​​​Fatayat NU Way Kanan Lampung Bagikan Takjil Hingga Anak Cabang
Anggota Fatayat NU Way Kanan berbagi ta'jil hingga Anak Cabang. (Foto: Dok. PCFNU Way Kanan)
Anggota Fatayat NU Way Kanan berbagi ta'jil hingga Anak Cabang. (Foto: Dok. PCFNU Way Kanan)

Way Kanan, NU Online
Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, memperingati hari lahir (Harlah) ke-71 dengan berbagi takjil di setiap tingkat kepengurusan, dari Cabang hingga Anak Cabang di 14 kecamatan.


Ketua PC Fatayat Way Kanan Halimatussa'diyah mengatakan, melalui Harlah bertema ‘Adaptasi Tantangan Masa Kini untuk Ketahanan Perempuan’ ini pihaknya berharap, khususnya bagi para kader Fatayat, bisa memupuk rasa kepedulian terhadap sesama di tengah pandemi Covid-19.


“Dengan dilakukannya kegiatan ini semoga dapat menggugah kembali semangat berbagi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi kepada sesama,” kata Diyah, sapaan akrabnya.


"Berbagi itu tidak harus menunggu ada, dan harus lebih atau banyak. Tetapi, berbagi bisa kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Penting tulus dan ikhlas," katanya kepada NU Online di Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan baradatu, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (24/4).


Ratusan paket berbuka puasa tersebut didistribusikan kepada masyarakat serempak di 14 kecamatan di Way Kanan pada Jumat, 23 April 2021. Masyarakat sangat antusias menyambut gerakan kader perempuan NU tersebut. Kegiatan berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga menjelang Maghrib. 


"Alhamdulillah, masyarakat senang dengan gerakan berbagi yang dilakukan kader Fatayat. Ada 14 titik di 14 kecamatan. Kami dari Cabang turut serta bersama Anak Cabang Kecamatan Baradatu di Tugu Perahu/Tani di Kampung Tiuh Balak," tambahnya.


Diyah berharap, ke depan akan lahir jiwa-jiwa dermawan dari pada kader Fatayat maupun masyarakat sekitar. Karena menurut dia, orang yang selalu berpikir untuk memberi, berarti dia selalu berpikir untuk menjadi lebih baik. 


“Tanpa disadari, lambat laun akan terbentuk pula jiwa-jiwa mandiri, jiwa-jiwa yang tidak berharap untuk diberi, tetapi selalu berpikir untuk memberi,” ujar pemilik usaha dapur Way Kanan itu.


Dalam momentum harlah ke-71, Diyah berharap Fatayat yang merupakan putrinya NU dapat menjadi perempuan-perempuan tangguh yang memiliki jiwa ketahanan dan menghadapi situasi apapun.


"Kader Fatayat harus kuat dan tangguh dalam menjawab tantangan zaman, terlebih dalam hal ketahanan perempuan," pungkasnya.


Kontributor: Disisi Saidi Fatah
Editor: Musthofa Asrori

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya