Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

PBNU Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Agus Sunyoto dan KH Sya’roni Ahmadi

PBNU Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Agus Sunyoto dan KH Sya’roni Ahmadi
Sekjen PBNU, HA Helmy Faishal Zaini. (Foto: dok. istimewa)
Sekjen PBNU, HA Helmy Faishal Zaini. (Foto: dok. istimewa)

Jakarta, NU Online

Dua tokoh besar di lingkungan Nahdlatul Ulama, Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Agus Sunyoto dan Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi wafat pada Selasa (27/4) hari ini.


Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini menyampaikan duka mendalam dan berbela sungkawa atas berpulangnya kedua tokoh kharismatik itu. Sebab, Keluarga Besar NU dan bangsa Indonesia merasa sangat kehilangan atas berpulangnya dua tokoh yang memiliki peran besar bagi kemajuan NU tersebut.


“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Keluarga Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka yang mendalam dan berbela sungkawa atas berpulangnya KH Agus Sunyoto dan KH Sya’roni Ahmadi. Insyaallah keduanya husnul khatimah, diampuni segala kesalahan, serta ditempatkan di tempat termulia di sisi Allah,” ungkap Helmy, kepada NU Online, Selasa siang. 


“Bangsa Indonesia secara umum dan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama secara khusus, merasa sangat kehilangan dengan berpulangnya dua tokoh yang memiliki peran besar bagi Nahdlatul Ulama ini,” imbuhnya. 


Di mata Helmy, KH Agus Sunyoto adalah sosok cerdas sebagai ilmuwan dan sejarawan yang memiliki peran besar dalam menceritakan fakta kesejarahan yang adil, serta sesuai dengan realitas yang ada. 


“Karya beliau berupa Atlas Walisongo serta Fatwa dan Resolusi Jihad menjadi bukti bahwa komitmen beliau untuk menuliskan sejarah secara objektif dan proporsional sangat tinggi,” tutur Helmy. 


Sementara KH Sya’roni Ahmadi, lanjutnya, adalah seorang ahli Qur'an. Di PBNU, Kiai Sya’roni kerap menjadi salah satu rujukan penting pada setiap momen krusial terkait keorganisasian dan kebangsaan.


“Beliau berdua (Kiai Agus dan Kiai Sya’roni) mendedikasikan pikiran dan tenaganya untuk berkhidmah serta mengabdi memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah melalui NU. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan keteladanan dari almarhum,” pungkasnya.


Sebelumnya diberitakan, KH Agus Sunyoto wafat di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya, Jawa Timur. Kabar duka itu disampaikan salah seorang pengurus Lesbumi PBNU Sastro Adi, pagi tadi.


Sedangkan KH Sya’roni Ahmadi menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIB di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, setelah sebelumnya menjalani perawatan sejak Ahad (26/4) lalu. 


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad

Posisi Bawah | Youtube NU Online