Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Darling, Cara Generasi Muda NU Pringsewu Pertahankan Tadarus di Masjid

Darling, Cara Generasi Muda NU Pringsewu Pertahankan Tadarus di Masjid
Darling Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPNU-IPPNU) beserta Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pringsewu
Darling Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPNU-IPPNU) beserta Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pringsewu

Pringsewu, NU Online
Tradisi tadarus Al-Qur’an di Indonesia sering dilakukan di masjid dan mushala pada bulan Ramadhan. Kegiatan ibadah ini sering dilaksanakan sebelum dan sesudah shalat berjamaah di masjid. Namun mayoritas, kegiatan ini banyak dilaksanakan bersama-sama oleh para jamaah setelah shalat Tarawih.


Di berbagai tempat, kegiatan tadarus ini diikuti oleh banyak jamaah. Satu orang membaca, dan yang lainnya menyimak sekaligus mengingatkan jika ada bacaan yang salah. Tradisi ini juga diiringi dengan tradisi sedekah makanan dan minuman dari masyarakat untuk dinikmati oleh jamaah yang melakukan tadarus.


Untuk terus mempertahankan tradisi baik ini, Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPNU-IPPNU) beserta Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pringsewu menggelar Tadarus Keliling atau disingkat Darling. Kegiatan ini dilakukan selama bulan Ramadhan 1442 H dengan titik lokasi yang berpindah-pindah.


“Kegiatan Darling sudah dilaksanakan dan berjalan sejak awal bulan Ramadhan. Kita berharap dengan langkah ini, tradisi tadarusan terus dapat dilestarikan dan tentunya semakin menambah kecintaan kita terhadap Al-Qur'an,” kata salah satu Pengurus IPPNU Pringsewu Nuri Resti Cahyani, Ahad (3/5).


Setiap rombongan Darling, dibatasi sekitar 5-10 anggota yang berkeliling ke masjid dan mushala sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Banyaknya masjid dan mushala, menjadikan kegiatan ini belum bisa menyentuh semua masjid. Namun diharapkan ke depan akan lebih banyak kelompok sehingga bisa terdistribusikan ke seluruh masjid di Kecamatan Pringsewu.


Sementara Yazid, Komandan Baser Kecamatan Pringsewu mengungkapkan, selain untuk memakmurkan bulan Ramadhan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi media untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi generasi muda NU untuk berkhidmat di Nahdlatul Ulama.


"Harapan saya pada Ramadhan tahun ini adalah bisa benar-benar kita sambangi masjid-masjid yang ada di Pringsewu, sehingga silaturahmi dapat terjaga," tambahnya saat kunjungan Darling di Masjid Al-Ikhlas Pringsewu Utara yang diasuh oleh KH Sodikin, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu, Ahad (2/5).


Di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, kegiatan ini akan lebih dimaksimalkan untuk meraih malam-malam istimewa yakni malam Lailatul Qadar. Hal ini menurutnya sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad dengan fokus beribadah dan membangunkan keluarganya untuk beribadah guna meraih malam yang lebih utama dari seribu bulan ini.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Aryudi AR

Posisi Bawah | Youtube NU Online